oleh

Warga Dusun Leda Tuntut Panitia Seleksi, Rekrut Ulang Calon Kawil

 

Topikterkini.com Selong Lombok Timur— Calon Kepala Wilayah Dusun Leda Desa Surabaya Muhadir Muhammad bersama sejumlah pendukungnya mendatangi Panitia Penjaringan dan Penyaringan Calon Kepala Wilayah (Kawil) Dusun Leda yang bertempat di Kantor Desa Surabaya Kecamatan Sakra Timur Kabupaten Lombok Timur Senin 26 Juli lalu.

Menurut Muhadir Muhammad calon Kawil Dusun Leda yang dinyatakan tidak lulus tes seleksi berdasarkan hasil pengumuman oleh Panitia Penjaringan dan Penyaringan Kawil Dusun Leda Desa Surabaya dilatar-belakangi atas ke-tidak hadirannya mengikuti tes seleksi karena surat undangan tes seleksi dan Surat Edaran Teknikal Metting yang tidak jelas dan tidak sesuai dengan nama asli dirinya yang ada di Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan berkas persyaratan yang ada.

Lebih lanjut Muhadir mengatakan nama dirinya yang tercantum di-surat undangan tes seleksi calon Kepala Wilayah Dusun Leda yang diberikan oleh Panitia kepada dirinya tidak sesuai dengan nama di KTP maupun yang ada di-berkas, nama terangnya Muhadir Muhammad namun di tulis oleh Panitia di-surat undangan tes Muhammad Mahatir S.Pd

“Nama saya di KTP dan di-berkas Muhadir Muhammad tapi di undangan tes itu di-tulis Muhammad Mahatir S.Pd, ini bukan nama saya” katanya kesal.

Masih kata Muhadir, kekeliruan Panitia berikutnya maslah surat undangan tes seleksi Penjaringan dan Penyaringan calon Kepala Wilayah Dusun Leda. Tes seleksi di-selenggarkan Pada Rabu 14 Juli 2021 Pukul 14:00 WITA sampai selesai bertempat di SDN1 Surabaya selanjutnya di Surat Edaran Teknikal Metting tes calon Kepala Wilayah waktu dan tempat sama antara surat undangan tes seleksi dan Surat Edaran Teknikal Metting namun ironisnya di-kolom paling bawah ada catatan penting berbunyi ” Peserta dinyatakan tidak lulus apabila hadir pada pelaksanaan tes”.

“Atas dasar catatan penting itulah saya ga berani hadir tes, percuma kalau hadir pas hari tes sudah pasti dinyatakan tidak lulus” ungkap Muhadir menghela nafas panjang.

Salah satu pendukung Muhadir Inisial Aq yang meminta agar namanya tidak dipublikasikan ini menyayangkan sikap tidak profesional pihak Panitia Seleksi saat ditemui di Kantor Desa Surabaya, para pendukung mempertanyakan terkait dengan persoalan tersebut kepada pihak Panitia, namun Panitia menjawab.

“Masalah itu sudah berlalu, kalau mau keberatan silakan lapor keberatan” kata Aq mengutip jawaban dari salah seorang pihak Panitia Seleksi calon Kawil Dusun Leda.

Sebagai pendukung Aq, berharap agar Panitia seleksi harus merekrut ulang calon Kepala Wilayah Dusun Leda Desa Surabaya, Jika harapannya tidak di-indahkan maka masyarakat yang bergerak dan akan menggagalkan pelantikan nantinya.

“Kami meminta pihak Panitia seleksi harus merekrut ulang, kalau tidak masyrakat-lah yang bergerak kalau harapan kami tidak di-indahkan kami akan gagalkan pelantikannya nanti” tegasnya.

Untuk di-ketahui yang mengikuti daftar tes seleksi sebagai calon Kepala Wilayah Dusun Leda Desa Surabaya Kecamatan Sakra Timur sebanyak dua orang diantaranya, Muhadir Muhammad S.Pd dan Hermansyah S.Pd keduanya berasal dari wilayah gubuq yang sama.

Sementara itu Ketua Panitia Penjaringan dan Penyaringan calon Kepala Wilayah Dusun Leda Desa Surabaya Muhammad Haeruzzan saati dikonfirmasi Topikterkini.com melalui telepon selulernya terkait masalah tersebut Ia hanya menjawab dengan singkat.

“Nanti dulu~lah, masih ada kegiatan” katanya singkat dan buru-buru mematikan teleponnya.

Beberapa menit kemudian Jurnalis Topikterkini.com kembali mencoba mnghubungi Ketua Panitia Seleksi calon Kawil Dusun Leda Muhammad Haeruzzan melalui nomor telepon pribadinya namun panggilan telepon tidak juga di-angkat.

Penulis: Febrians

Komentar

News Feed