oleh

Marak Dugaan Kayu Ilegal Masuk di Wilayah Dumai Dengan Mulus

Topikterkini.com.Dumai.Riau – Ilegal Logging sangat viral pemberitaannya di media sosial dan baru baru ini polres Dumai menangkap kayu ilegal logging yang berada di wilayah kecamatan Sungai Sembilan dan beberapa hari yang lalu juga viral berita pembalakan kayu yang berada di wilayah hutan Kabupaten Bengkalis tepatnya di Sungai Linau Siak Kecil.

Hasil kayu ilegal tersebut informasinya juga di tampung oleh beberapa oknum AM(inisial) atau yang sering dipanggil U(inisial) dan dua orang oknum terkait yang masih dicari tau awak media namanya, hasil ilegal logging tersebut untuk diperjual belikan ke gudang gudang kayu di Kota Dumai.

Hasil investigasi tim awak media pada hari Kamis, 5 agustus 2021 awak media mendapatkan informasi bahwa kayu ilegal logging tersebut masuk wilayah Dumai dengan muatan dua mobil Cold Diesel tipe HDL yang mengangkut 8 Ton permobil.

Informasi di himpun dari sumber yang enggan disebutkan mengatakan bahwa mobil tersebut berangkat dari Sungai Linau pukul 01:30 wib dan akan sampai ke Kota Dumai sekitar tiga jam perjalanan atau pukul 04:30 wib.

Pada jam tersebut awak media menunggu ternyata betul kayu tersebut lewat dan di stop oleh awak media guna mendapatkan informasi dan konfirmasi, Al hasil ternyata kayu tersebut di iringi oleh oknum yang mengaku aparat berpakaian bebas dari Kabupaten Bengkalis memakai mobil pribadi warna merah.

Saat ditanya kayu tersebut kemana akan diantar, mereka tersebut menjawab akan di antar ke wilayah Bukit Timah Dumai dan juga timbul nama inisial U.

Akhirnya mobil tersebut melanjutkan perjalannya dan awak media pun telah mendapatkan informasi terkait  siapa penampung kayu tersebut di kota Dumai.

Sejumlah pihak berharap semoga dibawah kepemimpinan Kapolres Dumai yang Baru, AKBP, Mohammad Kholid S.I.K pembalakan liar atau illegal logging yang marak disorot di kota Dumai maupun dari luar Kota Dumai dapat ditindak tegas sesuai ketentuan perundang undangan yang berlaku.

Liputan: Putra

Komentar

News Feed