oleh

Mahasiswa Itera Buat Alat Penyuling Air Laut Tenaga Surya

Topikterkini com.Lampung – Mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) Lampung membuat alat distilasi atau penyulingan air laut menjadi air tawar dengan tenaga surya. Alat ini dibuat karena minimnya akses air tawar masyarakat di Pulau Rimau, Lampung Selatan. Seperti di lansir dari laman Poskota.Lampung.co.id.

Pembuatan alat tersebut, menjadi bagian dari pelaksanaan program kreativitas mahasiswa pengabdian masyarakat (PKM-PM) yang didukung Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemdikbud Ristek RI.

Menurut Humas Itera Rudiyansyah, pembuatan teknologi penyuling air laut tenaga surya tersebut, dilakukan Ahmad Rafi Apriliawan, Siti Muslimah, Andini Juliana yang merupakan mahasiswa Program Studi Teknik Sistem Energi Itera, dan M. Fait Ali dari Prodi Teknik Material Itera.

Baca Juga:
Kemenag Luncurkan Kartu Nikah Digital Gantikan Kartu Nikah Fisik
“Para mahasiswa dibimbing oleh dosen Program Studi Teknik Sistem Energi Itera, Madi, S.T., M.T,” ujar Rudi, dalam keterangannya, Senin (9/8/2021).

 

Ia menjelaskan, mahasiswa Itera membuat sebuah teknologi panel surya tipe monocrystalline berkapasitas 240 wp sebagai sumber energi pada alat penyuling air laut berukuran 40cm x 80cm x 15 cm dan mampu menampung 84 liter air laut.

“Alat tersebut mampu menghasilkan sekitar 24 liter air bersih dalam satu hari,” ujarnya.

Baca Juga:
Hari Ini Perpanjangan PPKM Level 4 Berakhir
Alat bekerja dengan menampung air laut ke dalam bak penampung, kemudian dilakukan proses penguapan dengan bantuan water heater. Panel Surya bekerja sebagai sumber listrik water heater dengan bantuan inverter, yang kemudian akan menguapkan air laut menjadi air tawar yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Alat tersebut telah berhasil diterapkan di Pulau Rimau pada Sabtu, 7 Agustus 2021,” tuturnya.

Editor: H.Sese

Komentar

News Feed