oleh

Bantah Pemilu Ditunda, Bawaslu : Penyelenggara sedang Siapkan Skenario Pemilu 2024

TOPIKterkini.com–Bantaeng: Beredarnya issu ditengah masyarakat, pemilu 2024 ditunda sampai 2027, dibantah keras anggota Bawaslu RI Moch. Afifuddin saat ditemui pewarta di halaman kantor Bawaslu kabupaten Bantaeng, Minggu 22/8/2021.

“Issu itu sudah basi, sudah ada sejak setahun yang lalu dan itu sudah diklarifikasi KPU, Semua penyelenggara pemilu sekarang sedang menyiapkan skenario pemilu 2024” bantah Afifuddin.

Secara aturan tidak ada yang berubah, jadi kita sedang menyiapkan turunan aturan yang sama dengan pemilu tahun 2019, tinggal menyesuaikan dengan tahapan yang ada dan yang terpenting menguatkan penggunaan teknologi informasi disemua tahapan pemilu, ungkap Afiffuddin.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan antar Lembaga Bawaslu RI ini juga mengatakan kehadirannya hari ini di Sulsel adalah rangkaian persiapan menghadapi pemilu 2024.

Sementara Bawaslu sendiri lanjut Afif, sebelum memasuki tahapan lembaga ini giat melaksanakan pengkaderan pengawas. “Kalo kami diluar masa tahapan ini, giat melaksanakan sekolah kader pengawasan partisipatif” katanya.

Seperti diketahui rombongan Anggota Bawaslu RI, didampingi ketua Bawaslu Provinsi Sulsel HL Arumahi sebelumnya telah membuka Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) Zona IV Bulukumba yang diikuti 90 orang peserta dari Kabupaten Gowa, Jeneponto dan Bulukumba.

Dengan adanya sekolah kader ini diharapkan lebih banyak lagi pemuda yang mengetahui tugas dan fungsi penyelenggara pemilu sehingga kwalitas pemilu lebih terjaga

Melibatkan masyarakat, lanjut Afif, dengan membangun kemitraan utamanya dengan pemuda, sehingga keluaran sekolah ini, lebih mengetahui tugas Bawaslu maupun KPU.

“diharapkan melalui pengkaderan ini semakin banyak yang mengetahui tugas dari penyelenggara pemilu, sehingga ketika tahapan sudah berjalan semakin banyak yang mengetahui apa yang boleh dan yang tidak boleh dilakukan, dengan demikian semakin banyak mitra pengawas, semakin banyak yang terlibat dalam membangun pengawasan sehingga kwalitas pemilu kita dapat terjaga”, tandas Afifuddin.

Laporan : Armin

Komentar

News Feed