Topikterkini.com LOMBOK BARAT : Puluhan Warga Masyarakat taman ayu hearing dengan pihak PLTU jeranjang di kantor Desa Taman Ayu,
Kamis 26/8/2021 Terkait Masalah rekrutmen tenaga pekerja di lingkup PLTU berlangsung menegangkan.
H.Suhaili selaku koordinator dan tokoh masyarakat berpendapat Kalau di bahas dari awal Rekrutmen pihak PLTU tidak transparan dan sudah melanggar aturan yang dulu di sepakati bersama.
Pihak PLTU sangat tidak maksimal dan lebih memprioritaskan orang luar dalam prekrutan tenaga kerja, Baik itu skil, Non skil, outsorsing dan sebagainya.
Kemarin Dari pihak GPM, Ada Merekrut tenaga Pengaman,Tapi kami cuma di berikan waktu setengah Hari, sehingga Adik adik Kami yang punya sertifikat resmi, tidak bisa mengumpulkan dan membuat persyaratan tersebut,
Sehingga adik Adik kami dinyatakan tidak lulus.
Malah yang di lulus seleksi dari Narmada, Ampenan dan Gerung Ungkapnya.
Harapan kami kedepan akan terus berkoordinasi dengan pihak Pemdes Dan berharap warga kami yang di terima.
Masalah serapan tenaga pekerja lokal.
H.Suhaili menegaskan Sejak Berdirinya PLTU kurang lebih 14 thn lalu, kalau di persentase 70/30 kembalikan nya.
Yang seharusnya dimana mana perusahaan itu Harus Memprioritaskan masyarakat setempat.
Apa yang mereka Butuhkan, selama kami bisa melakukannya, kenapa meski orang luar kesannya.
Contoh : untuk tukang sapu atau tenaga kebersihan saja adalah orang luar.
Dan untuk nominal warga yang bekerja saat ini masih dalam hitungan jari.
Bahkan dulu, sudah ada MOU sama pemerintah desa sebelumnya, atau mungkin sudah di anggap Batal karena telah terjadi pergantian Kepala Desa.
Untuk hearing barusan, seandainya apa yang kami tuntut dan tidak di indahnya atau tidak di respon, kami akan melakukan aksi yang besar dengan masa yang besar juga tutup kak tuan sapaan akrabnya.
Sementara itu Kades Taman Ayu ( Tajudin ) Menambahkan
Secara Persuasif, Bagaimanapun PLTU itu adalah BUMN, Dan saya punya tanggung jawab penuh untuk menjaga dan itu akan selalu saya pegang.
Hal seperti ini sebenarnya tidak seharusnya terjadi,.
Tapi kami bersurat sudah, Berkomunikasi sudah, tapi gak di respon cepat, dan dengan sikap yang mereka bawa, Akhirnya masyarakat pun berteriak, dan ini adalah wajar ungkap pak kades.
Semua sudah ada disini, bahkan SMK Listrik, semua dan segala potensi potensi yg di butuhkan terus kami persiapkan, bila perekrutan ada, biar tidak hal ini yang jadi alasan.
Sementara itu pihak PLTU jeranjang pak Melky di temani Humas nya saat di temui awak media Topikterkini.com di Ruangan nya
Jadi sebenernya Hubungan kami dengan masyarakat sekitar tidak ada masalah dan tidak perlu di permasalahkan.
Karena sejauh ini kami sangat menjaga dan menjalin komunikasi,koordinasi berjalan baik.
Bahkan di setiap kegiatan kegiatan kami selalu melibatkan masyarakat melalui program CSR,
Meskipun di masa pandemi Covid-19 saat ini.
Kami pun selalu melakukan, Pemberdayaan masyarakat.
Terkait Masalah rekrutmen Melky Menjelaskan,
Di setiap rekrutmen pasti ada dinamika nya dan kami sangat paham itu,
Kami juga selalu mengutamakan musyawarah Berkomunikasi dengan masyarakat, pemerintah Desa dan kelompok pemuda.
Dan yang perlu saya sampaikan sama rekan rekan Media ungkap Melky.
Bahwa komposisi kompos kami di PLTU ini adalah objek Vital Negara yang 100% adalah milik Negara di bawah Kementerian BUMN.
Jadi mekanisme Rekrutmen sudah ada standar baku dari perusahaan.
Jadi dalam hal ini di jalankan secara profesional sesuai GCG ( Good Covered Governen ) terang Melky.
Lanjut Melky dari komposisi pegawai yang ada, total pegawai kami adalah 442 orang.
Kalau memilah dari taman ayu sendiri, khusus Pegawai yang dari Taman Ayu berjumlah 196 orang sedangkan luar taman ayu 188 orang.
(Lombok Sumbawa dan bima).
Dan terkait permasalahan saat ini,
Perekrutan tenaga keamanan.
Tenaga keamanan yang sifatnya Cyber dan Intelijen untuk internal dll.
Melky Berharap secara pribadi kalau 4 pekerja yang di terima itu seluruhnya dari warga taman ayu.
Tapi di antara yang 4 orang itu, Alhamdulillah masih ada 1 satu orang warga yang masuk yaitu dari Gunung Malang.
Untuk Harapan ke depan Melky Menambahkan agar Warga dan pemerintah desa agar menyiapkan skil dan potensi agar kedepannya bisa lebih banyak lagi warga setempat khususnya taman ayu masuk dan bergabung di PLTU.
Dan sebagai Pimpinan saya harus mengedepankan prosedur yang ada dan mengesampingkan kepentingan. Tuturnya.
Tim Liputan : Saeful.











