oleh

Wabup Jeneponto Sebut PMII Adalah Kelompok Kritis Yang Solutif

Topikterkini.com-Jeneponto | Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yasir sebut pergerakan mahasiswa Islam Indonesia (PMII) adalah kelompok kritis yang solutif.

Hal tersebut disampaikan wakil bupati H. Paris Yasir saat memberi sambutan pada forum musyawarah tertinggi pergerakan mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Jeneponto di Hotel Kita Jl. Lanto Daeng Pasewang Kelurahan Empoang Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto, 6/9/2021.

Wabup Jeneponto Sebut PMII Adalah Kelompok Kritis Yang SolutifPergerakan Mahasiswa Islam Indonesia atau disingkat dengan PMII adalah sebuah organisasi kemahasiswaan yang berdiri pada tanggal 17 April 1960 di Surabaya.

Sebagai organisasi kemahasiswaan yang berafiliasi pada Nahdatul Ulama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) telah eksis lebih dari setengah abad lamanya.

Dari umur yang sudah tidak muda tersebut, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dikenal telah melahirkan banyak tokoh bangsa.

Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Jeneponto, Muh. Idris Haris dalam sambutannya mengatakan kehadiran organisasi yang dipimpinnya secara konsisten telah berkontribusi untuk daerah dengan membangun Sumber Daya Manusia (SDM).

Muh. Idris Haris menjelaskan, bahwa kegiatan perkaderan yang sejauh ini konsisten dilakukan dimaksudkan untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni dan berdaya saing.

“Kehadiran PMII sebagai organisasi kemahasiswaan menjadikan kaderisasi sebagai sebuah keniscayaan dalam membangun SDM yang berkualitas, baik cara berfikir maupun cara berperilakunya,” jelas Idris.

Diketahui pula, Koferensi Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Jeneponto kali ini adalah yang ke 10(sepuluh).

Sementara Wakil Bupati Paris Yasir dalam sambutannya menyebut kegiatan perkaderan yang konsisten dilakukan PMII selama ini sangat sejalan dengan visi pemerintahan Kabupaten Jeneponto, yaitu SMART.

“Apa yang dilakukan PMII memiliki semangat yang sama dengan visi pemerintahan kami, yaitu membentuk SDM religius dan berdaya saing,” kata Wabup

Paris Yasir mengungkapkan, bahwa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) adalah kelompok mahasiswa yang tidak hanya kritis tetapi juga solutif.

“PMII yang kami kenal adalah kelompok sosial control kritis dan solutif,” ungkapnya.

Dikesempatan itu, Paris Yasir juga menyampaikan komitmen untuk terus bersinergi dan memberi ruang berkarya yang seluas-luasnya kepada pemuda.

“Siapapun menjadi Ketua nantinya, agar tetap menjalin sinergitas yang baik dengan pemerintah, pemuda harus diberi ruang seluas-luasnya untuk berkarya didaerah yang kita cintai ini,” tutupnya.

Turut hadir Wakil Ketua DPRD Imam Taufik Bohari, Ketua KPU M. Alwi, Ketua Bawaslu Saiful, Perwakilan Dandim 1425, Ketua PB HPMT, Ketua HMI dan Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.

Laporan: Ishak Basman
Editor : Nasir Erank

Komentar

News Feed