oleh

PKPA Kota Gunungsitoli diduga Menutup diri saat beberapa Awak media hendak konfirmasi

TOPIKTERKINI/GUNUNGSITOLI-Pusat Kajian Dan Perlindungan Anak (PKPA) yang berada di Jalan Makam Pahlawan tepatnya di daerah Desa mudik kota Gunungsitoli diduga Menutup diri terhadap sejumlah wartawan yang hendak melakukan konfirmasi. Kamis 16/09/2021

Kabarnya, salah satu kasus dugaan penganiayaan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di daerah Siwalunabua II kecamatan Gunungsitoli Idanoi yang diduga tidak di lakukan upaya pendampingan hukum kepada yang bersangkutan,

Hal ini sangat bertolak belakang dengan visi dan misi PKPA, Dimana Misi, Memperjuangkan terciptanya kepentingan yang terbaik bagi anak, Sedangkan Visi, Advokasi kebijakan yang diperlukan untuk meningkatkan kesejahtraan dan perlindungan anak serta Menegakkan hak-hak anak.

Menurut Filiati Lombu Orang tua Markus Lombu alias Ama Carles menyatakan, Bahwa anaknya tidak pernah di kunjungi pihak PKPA Gunungsitoli,

” Kami sebagai korban atau anak saya sebagai korban tidak pernah didatangi oleh pihak PKPA pada anak saya juga dibawah umur, saya heran kenapa seperti itu,” Tuturnya Ama Carle orang tua Markus lombu sebagai korban itu.

Ditempat yang terpisah, beberapa awak media sambangi kantor PKPA yang berada di jalan Makam Pahlawan, Mudik, GN.Kota Gunungsitoli untuk konfirmasi, Namun salah satu Petugasnya Menyampaikan,

” Pimpinan lagi berada diluar daerah kami tidak bisa memberikan jawaban sebelum ada petunjuk pimpinam kami,” Ungkap salah satu Karyawannya itu yang terkesan menutup diri terkait informasi yang hendak di konfirmasi awak media.

Sampai berita ini diterbitkan pihak awak media akan berusaha mengkonfirmasi lagi kepada istansi yang bersangkutan.
(Jz/E85)

Komentar

News Feed