oleh

FPK Riau Kunker Ke Rohul, Dorong Penataan Organisasi Serta Peran Fungsinya Pada Masyarakat

Topikterkini.com.ROKAN HULU.RIAU – Untuk mengoptimalkan fungsinya serta menselaraskan program Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), maka Pengurus Provinsi Riau melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten  Rokan Hulu (Rohul), Senin (20/9/2021)

Kunker itu dipimpin Ketua FPK Provinsi Riau, Ir A Z Fachri Yasin, M Agr diwakili Ketua Bidang Adat Istiadat, Budaya Dan Seni To’ Olo Bago (Pengurus Ikarnis), Suroso Ramli (IKJR), Yana Fatriana dan lainnya.

Kedatangan Rombongan, disambut Ketua FKP Rohul Jamaluddin Nasution (Tokoh Adat Napitu Huta), Sekretaris al Ustadz Zainal (Etnis Minangkabau), Wakil Ketua Endar Rambe (Etnis Batak), Bendahara E Drajat (Etnis Sunda) Anggota Kaliun Siregar (Etnis Mandailing)

Dalam Kunker itu, Senin Malam Pengurus FPK Provinsi Riau melakukan temu ramah serta brefing santai terhadap Pengurus FPK Kabupaten Rohul di Water Front City (WFC) Batang Lubuh Pasir Pangaraian

Kemudian lanjutan Kunker FPK Provinsi tersebut, di Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbang Pol) langsung diterima Plt Kepala Badan (Kaban) Kesbang Pol Rohul, Irvandri, Kabid Wawasan Kebangsaan (Wasbang) Januar Kaswari Nasution serta beberapa staf lainnya

Diskusi serta dialog tentang pengembangan FKP langsung dipimpin Plt Kaban Kesbangpol Rohul Irvandri berjalan dengan baik dengan masukan dan pendapat dapat diformulasikan untuk dijadikan sebuah tujuan agar etnis, Ras dan Suku terbangun konstruktif.

Plt Kaban Kesbang Pol Rohul mengakui dari penganggaran sudah dilakukan upaya strategis sesuai dengan kebijakan strategis daerah, namun untuk efektivitasnya harus lebih mengedepankan karya-karya inovatif.

“Sehingga hal ini menjadi score poin serta menjadi dasar acuan agar kebijakan strategis baik dari segi program maupun dari segi penganggaran,” tutur Irvandri.

Di tempat yang sama, Ketua Tim Kunker FPK Riau To’ Olo Bago, untuk tingkat Provinsi itu ada kebijakan anggaran sekitar Rp 1 M untuk kegiatan-kegiatan strategis dalam setahun.

“Kita berharap untuk Kabupaten Rohul itu, seyogyanya bisa 50 Persen dari itu yakni sekitar Rp 500 Juta, karena apa, karena bangsa ini merupakan akumulasi dari berbagai etnis, ras dan suku yang ada di Negeri ini,” sebut To’ Olo Bago.

Kondisi ini lanjutnya, harus dipupuk, sehingga kecintaan masyarakat terhadap bangsa ini, bisa diwujudkan dengan karya-karya positif, khususnya perbaikan-perbaikan ekonomi masyarakat.

“Harus ada langkah preventif, sehingga potensi konflik-konflik Etnis, Suku dan Ras itu tidak muncul dan berkembang di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya mengakhiri.

Kegiatan tersebut berjalan dengan baik dan lancar, kemudian di akhiri dengan makan bersama serta Poto bersama serta pelepasan Rombongan balik ke Pekanbaru, kegiatan tetap dilakukan dengan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid 19.

Laporan: Putra

Komentar

News Feed