oleh

Mendadak Kepala BKPSDM Buol di Nonaktifkan, Ada Apa ???

Topikterkini.com.Buol -Bupati Buol, Amirudin Rauf mendadak menonaktifkan Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Daerah Kabupaten Buol provinsi Sulawesi Tengah, Rabu (6/10/2021).

Penonaktifan mendadak oleh Bupati Buol ini di sinyalir terjadinya ketimpangan yang mengindikasikan dugaan adanya permainan untuk meloloskan peserta Calon ASN dalam proses tahapan 1 seleksi Penerimaan Calon Aparatur Sipil (ASN) yang di laksanakan September lalu di Kabupaten Buol.

Terkait pencopotan Kepala BKPSDM Buol, (M) saat inipun sedang ramai di bicarakan di khalayak ramai utamanya di media jejaring sosial Facebook.

Adalah unggahan akun Facebook, Farzi Ismail dengan judul Caption “Saya cuman bisa berdoa semoga foto ini hasil editan atau hoaks,”unggahnya.

Demikian pula unggahan akun Facebook, Faisal Matoka dengan caption ‘Pemain transfer CPNS asal Makassar dengan nilai tertinggi, saya hanya fokus di baju batik,” hingga menjadi viral dan menimbulkan berbagai tanggapan miring dari netizen.

Lain halnya dengan postingan dari akun Facebook Ismail Domut, sosok penggiat medsos yang di kenal sebagai tokoh pers di kabupaten dan juga sebagai mantan legislator Buol periode 2009-2014 ini, secara tegas dalam judul Caption unggahan mengatakan ” Batalkan CPNS 2021 di Kabupaten Buol,”cuitinya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Buol, Drs Muhammad Sufizal Jusuf, MM dikonfirmasi awak media, Kamis (7/10/2021) membenarkan terkait penonaktifan kaban BKPSDM serta dugaan dugaan yang sedang ramai di perbincangkan khalayak ramai maupun di jejaring sosial.

“iya ini kan baru dugaan, untuk membuktikannya saat ini tim APIP sedang melakukan pemeriksaan secara khusus, sehingga dalam rangka proses pemeriksaan ini, untuk sementara Kaban BKD di nonaktifkan dari jabatannya,”ujar orang nomor 1 di lingkup ASN Pemda Buol ini.

Sufrizal Yusuf juga mengatakan bahwa Pemkab akan menyerap bahkan menindaklanjuti informasi yg beredar dimasyarakat dengan melakukan Pemeriksaan Khusus terhadap seluruh dugaan yg ada.

Dia menjelaskan terkait pelaksanaan seleksi adalah kewenangan pusat, menggunakan sistem “Compterized Assistance Test diseluruh Indonesia, tentunya sangat Akuntabel & Transparansi dlm Seleksi Calon ASN.

Sufrizal Jusuf juga menyampaikan bahwa proses seleksi CASN ada 2 tahapan, dimana tahap pertama adalah seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yg barusan dilaksanakan dari tgl. 14-20 September 2021 lalu, yangg hasilnya langsung diketahui saat itu juga dan kalau lolos maka mengikuti tahap ke dua yaitu seleksi Kompetensi Bidang (SKB) pada bulan Nopember mendatang.

“Kesimpulannya seleksi belum selesai,” tutupnya.

(Red)

,

Komentar

News Feed