oleh

Ini Kata Dandim 1615/Lotim dan Sekda Pada Saat Bansos Dalam Rangka HUT TNI Ke 76,

Topikterkini.com.Lombok Timur— Di Makodim 1615/Lotim telah berlangsung acara kegiatan Bansos dalam rangka HUT TNI Ke 76 dan HUT PEPABRI Ke 62 dan HUT FKPPI Ke 43 tahun 2021.

Hadir pada kesempatan tersebut, Dandim 1615/Lotim Letkol Inf. Amin M. Said, S.H, Kapolres Lotim diwakili Kabag Sumda Polres Lotim, S.H, Sekda Lotim Drs. Juwaini Taufik, M.Ap, Kajari Lotim Iwan Setiawan, S.H, Kaban Kesbangpoldagri Lotim Bpk.M. Isa, Sekjen Yayasan Endri’s Fondation Bpk. Restu Adam, Ketua PEPABRI Lotim, para masyarakat penerima bantuan didampingi Kades dan Babinsa.

Maksud dan tujuan dilaksanakan kegiatan bakti sosial ini untuk mengajak generasi penerus bangsa khususnya putra putri TNI-POLRI untuk memiliki rasa kepedulian.

Sebagai refleksi wujud nyata pengamalan dari Pancasila sekaligus refleksi tentang kebinekaan tunggal ika.

Generasi muda FKPPI membuka pintu kepada pihak manapun untuk menjadi mitra untuk menjalin sinergitas.

Dandim 1615/Lotim Letkol Inf. Amin M. Said, S.H, menjelaskan, Bansos yang kita laksanakan kali ini dalam rangka HUT TNI Ke 76 dan HUT PEPABRI Ke 62 dan HUT FKPPI Ke 43 tahun 2021,Ucap, Dandim ,Letkol Inf.Amin,Selasa,19/10/2021.

“Kegiatan ini tercantum dalam Pancasila yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab,” Kata, Dandim Letkol Inf.Amin.

” Bantuan kursi roda untuk anak-anak yang mengalami difabel, disini kursi-kursi agak berbeda, karena bukan dijual umum tapi ini dirancang khusus untuk sesuai dengan postur dan ukuran tubuh anak-anak yang difabel,” Ujarnya.

” Kursi ini juga berfungsi sebagai alat terapi insya Allah mungkin di kemudian hari bisa memberikan perubahan struktur tubuh atau anatomi pada anak-anak sehingga bisa ada peningkatan peningkatan pada tubuhnya sehingga mungkin bisa meningkat yang biasanya hanya tidur bisa duduk, berdiri ataupun selanjutnya,” Harapanya.

“Mungkin ada difabel yang dalam pergaulan sehari-hari itu mereka lebih tertutup, karena merasa ada kekurangan dalam tubuh mereka sendiri tapi sebenarnya itu tidak perlu terjadi kita harus menumbuhkembangkan rasa percaya dirinya, terbuti dengan para atlet difabel,” Paparannya.

” Penggunaan kursi roda nanti jangan hanya di dalam rumah bisa bawa keluar kali sekali bawa keluar pada saat car free day itu merupakan salah satunya adalah melatih mereka dengan menggunakan alat bantu,” Imbuhnya.

 

Sekda Lotim Drs.H.M.Juaeni Taofik M.Ap. mengatakan, Situasi Covid 19 relatif terkendali kita sudah berada di level 1 dan menyisakan 2 orang yang masih dirawat, namun potensi kerawanan tetap ada untuk itu mari kita ikuti program Covid 19 secara masif dan masal, Ujar, Taopik.

“Terimakasih atas semua pihak yang memperlihatkan kaum difabel dikabupaten Lotim dan perlu diketahui Pemda Lotim telah membuat akses bagi kaum difabel, namun disisi lain perlu kita sempurnakan dengan kolaborasi apa yang dianggap sulit bisa dipermudah,” Ucap, Taopik.

“Diakui memang belum terbentuk Perda terkait kaum difabel namun Aktualisasi untuk program peduli selalu berkordinasi dengan berbagai pihak,”Tutupnya.

Liputan: RiL

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed