oleh

DPRD Buol Gelar Rapat Paripurna Pendapat Akhir Fraksi Fraksi Tentang R-APBD Perubahan TA.2021

Topiterkini.com.Buol – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kabupaten Buol Tahun Anggaran 2021 memasuki tahap akhir.

Jumat (22/10/2021) sore digelar rapat paripurna DPRD dengan agenda penyampaian Pendapat Akhir (PA) Fraksi dan Penandatanganan Nota Persetujuan Bersama antara Bupati Buol dengan Pimpinan DPRD Kabupaten Buol tentang penetapan Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Srikandi Batalipu tersebut dan didampingi Wakil Ketua 1 dan Wakil ketua 2 serta anggota DPRD da a Ketua- ketua Fraksi . Dari pihak eksekutif, hadir secara langsung Bupati Buol dr Amirudi Rauf , Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten. Buol Drs. Mohammad Suprizal Yusuf MM serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol serta Instansi Vertikal.

Secara keseluruhan fraksi-fraksi di DPRD (Fraksi NasDem, PKB, Golkar, Gerindra, PPP, PAN, PDI Perjuangan dan Demokrat,Keadilan Nurani Rakyat ) dapat menerima dan menyetujui Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Buol

Secara umum Fraksi NasDem, PKB, Golkar, Gerindra, PPP ,PAN , Demokrat Keadilan Nurani Rakyat dan PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Buol dapat memahami berbagai pertimbangan yang menjadi landasan rencana P-APBD tahun 2021. Namun demikian, fraksi-fraksi tersebut juga menyampaikan beberapa masukan kepada eksekutif.

Selanjutnya dilakukan penandatanganan Nota Persetujuan Bersama Bupati Buol dan Pimpinan DPRD Tentang Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021. Penandatanganan nota persetujuan bersama tersebut disaksikan secara langsung oleh seluruh peserta rapat paripurna DPRD dan Porkompimda Kabupaten Buol

Dalam sambutannya Bupati Buol dr. Amirudin Rauf menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Buol atas komitmen bersama dalam proses pembangunan daerah, diantaranya dengan disetujuinya Raperda Perubahan APBD tahun anggaran 2021.

“Kerjasama dan koordinasi sebagai mitra yang setara dalam penyelenggaraan pembangunan daerah yang terus terpelihara ini, menjadi harapan kita dalam mewujudkan berbagai kegiatan agenda pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Buol ,” katanya.

Bupati Buol berharap setelah Raperda Perubahan APBD tahun anggaran 2021 ditetapkan menjadi Peraturan Daerah dan diundangkan dalam lembaran daerah, maka seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera melakukan percepatan proses pelaksanaan anggaran kegiatan tanpa mengabaikan kualitas pelaksanaan.

“Perlu diketahui bahwa anggaran yang disiapkan dalam Perubahan-APBD tahun anggaran 2021 adalah anggaran maksimal. Oleh karenanya dalam pelaksanaan belanja hendaknya mengedepankan kedisiplinan kita semua terhadap pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah,” jelasnya.

Selanjutnya Bupati buol. menyampaikan struktur pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah, hasil persetujuan bersama terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Buol tahun anggaran 2021.

Implementasi dari Peraturan Nomor 58 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah Pemabahasan Rancangan Pendapatan Belanja Daerah Perubhan (RAPBD-P).dilakukan secara Konfrenshif dan Responsibility antara Badan Anggran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Buol dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah( TAPD). adapun hasil RAPBD-P Tahun Anggaran 2021 adalah Sebagai berikut

I.Pendapatan :Rp908.032.293.980.00
Tambahan dana Bos Rp 318.704532
II. Total Belnja Rp 960.350.998512.00

Sehingga Perubahan APBD tahun Anggaran 2021 terdiri dari :
I. Pendapatan Rp 908.350.998.512.00
II. Total Belanja Rp 960.810.986.696.00
III.Surplus atau Defisit Rp 52.459.988.184.00.

Menurut Bupati Buol keputusan Rapat Paripurna DPRD ini menjadi sesuatu yang akan menjadi landasan dalam menyelesaikan tugas kegiatan yang harus lakukan di tanah Pogogul pada tahun perubahan anggaran 2021 dan seluruh catatan yang disampaikan menjadi inspirasi sekaligus motivasi karena segalanya itu adalah aspirasi didasari banyak hal yang harus menjadi pertimbangan.

Terkhusus kepada TAPD Pemerintah Kabupaten Buol . ia juga menyampaikan terima kasih atas kerja kerasnya bersama untuk menemukan keputusan yang mungkin masih perlu banyak diskusi karena belum bisa menjawab apa yang menjadi harapan masyarakat.

(Husni Sese)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed