oleh

Masyarakat Baho meminta Bupati Nias Utara berhentikan Maskanat Harefa sebagai Plt Kades

TOPIKTERKINI/NIAS UTARA-Sejumlah masyarakat desa baho mengirimkan surat kepada Amizaro Waruwu terkait permintaan Pemberhentian Maskanat Harefa sebagai Plt kades yang diduga telah melaupauhi batas kewenanganya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala desa di Baho. Senin 08/11/2021

Kabarnya Desa baho ini terletak di wilayah kecamatan Lotu kabupaten Nias utara tidak jauh dari Pendopo Bupati Nias,

Surat Laporan Masyarakat Desa Baho tentang pemberhentian Plt Kepala desa Baho tersebut diarahkan langsung kepada bupati Nias utara dan Inspektorat

Menurut Aroni Harefa kepala desa yang di pilih rakyat yang telah diberhentikan Bupati Nias utara pada tanggal 12 April 2021 yang lalu dalam suratnya menyatakan,

” Saya telah patuhi Aturan yang ditetapkan dan saya telah menyelesaikan dan membayar lunas segala temuan inspektorat daerah kabupaten nias utara atas pengelolaan Dana Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) BHPRD tahun 2018 dan silpa tahun 2017, Jelasnya Kades Baho itu.

Selanjutnya Surat Laporan ini adalah salah satu bentuk kejujuran dan ketaatan hukum dan aturan yang berlaku telah dipenuhi dengan baik dan tangung jawab,

Kemudian Masyarakat Desa Baho juga melaporkan tindakan yang melampauhi batas kewenangannya sebagai Pelaksana tugas Kades Baho selama ini, Diantaranya :

  1. Meneror dan menakut-nakuti warga atas jabatan yang di embanya saat ini, Hal ini telah viral di video Youtube
  2. Memberhentikan Radieli Harefa Kaur perencana tanpa alasan yang jelas dan tidak sesuai dengan mekanisme pemberhentian perangkat desa yang termuat dalam UU Nomor 6 tahun 2014 dan peraturan kabupaten nias utara nomor 3 tahun 2017
  3. Mencaikan Dana desa dalam jabatan Plt kepala Desa baho,
  4. Diduga Melakukan Korupsi atas gaji kepala desa baho baik gaji pokok maupun tunjangan dan honor lainya selama menjabat sebagai Plt kepala Desa baho, Honor Kaur perencanaan, Honor Mantan Sekretaris desa Aguswilman Hasrat Harefa dan honor mantan Bendahara desa Yasona harefa
  5. Pelaksanaan tupoksi kepala desa khususnya dibidang pembangunan pemerintah dan kemasyarakatan tidak berjalan dengan baik, justru sebaliknya diduga aburadul hingga saat ini.
  6. Pemberhentian Edison Harefa sebagai kepala dusun II tanpa alasan yang jelas dan tidak sesuai dengan mekanisme pemberhentian perangkat desa yang termuat dalam UU Nomor 6 tahun 2014 dan peraturan kabupaten nias utara nomor 3 tahun 2017
  7. Pengurusan surat-surat kami sebagai masyarakat dikantor kepala desa diduga tidak dilayani dengan baik yang terjadi kami di bentak-bentak oleh Plt kades bahobersama beberapa perangkat desanya.
  8. Pengangkatan Iras Mirdana Harefa sebagai Kaur perencanaan oleh Plt kepala desa baho diduga cacat hukum dan tidak sesuai dengan tata cara dan mekanisme pengangkatan perangkat desa sebagaimana UU nomor 6 tahun 2014 dan peraturan pemerintah kabupaten nias utara nomor 3 tahun 2017.

Berdasarkan hal tersebut Masyarakat Desa baho meminta agar Maskanat Harefa Sebagai Plt kades baho diberhentikan dan mengaktifkan lagi Aroni Harefa Sebagai kepala desa baho,

Sementara Maskanat Harefa Plt kades baho saat dikonfimasi awak media Topikterkini mengatakan,

” ini siapa,? Kata Plt kades baho

Saya jernih S Zega dari media topikterkini, Izin pak bagaimana tanggapan nya,?

Jawabnya, ” Datang aja temui saya sekalian bawa suratnya, Ucapnya Plt kades baho yang terkesan mengatur wartawan menjumpai dia,

Sampai berita ini diturunkan Plt kades Baho belum memberikan penjelasan secara resmi terkait laporan masyarakat baho atas tindakanya selama ini, Namun pihak awak media akan berusaha mengkonfirmasi pihak yang bersangkutan.

Dilaporkan : Jernih Zega

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed