oleh

MENGAPA MUSIBAH BANYAK TERJADI DIMANA MANA ? Oleh: R. Ng. Margo yoso, SK. M.Si

Assalamu Alaikum Wr. Wb.

Kami mencoba untuk menyampaikan karya tulis dan pemikiran saya cara mengenal Allah sehingga kita sebagai umat
Islam akan dapat mengetahui upaya apa
yang harus dilakukan agar kita selamat
dari godaan syaitan dan iblis, dijauhkan dari perbuatan keji dan mungkar serta zalim, diselamatkan dari malapetaka dan bahaya serta musibah yang kita tidak tahu
kapan dan dari mana.

Kita sebelum mengenal Allah hendaknya
mengenal terlebih dahulu diri sendiri dan
mengenal hari akhir.
Mengenal diri sendiri dimaksudkan kita harus mengetahui siapa kita, berasal dari
mana, dan siapa yang menghidupkan dan
memberi akal serta dimana kita berada.

Mengenal Allah dimaksudkan agar kita mengetahui dimana Alloh berada karena
kita pun tidak pernah melihat wujud, sifat
sifat dan mengenal kekuasaan Alloh serta tidak mengetahui pasti siapa Allah itu.

Mengenal hari akhir dimaksudkan agar kita selalu mengingat manusia akan mati bahkan semua ciptaan Allah yang bernyawa pasti akan mati.Itu semua adalah merupakan ketentuan Allah atau takdir Allah.

Perlu kita mengetahui bahwa Alloh dikatakan melaknat, bagaimana mungkin krn Alloh Maha Pengasih dan Penyayang.Bukanlah demikian tapi melalui ciptaanNya yaitu malaikat yang menjalankan tugas dari Allah melalui malaikat Jibril, Mikail, Israfil dan malaikat Israil.

Jika kita menginginkan selamat dari berbagai musibah haruslah bisa bersahabat dengan ciptaan Allah
yang empat unsur yakni Bumi, Air, Api dan
Angin yang berfungsi sebagai kehidupan
manusia dan ciptaan Allah lainnya khususnya yang bernyawa dan yang hidup.

Segala ciptaan Allah yang diberikan akal
dan pikiran pastilah akan mati apabila di
tinggalkan oleh salah satu unsur.

Unsur
Bumi berfungsi sebagai badan (raga), Unsur Air berfungsi sebagai cairan, unsur Api
berfungsi sebagai panas tubuh atau suhu
dan unsur Angin berfungsi sebagai nafas
atau ruh. Keempat unsur tersebut adalah yang menghidupkan kita sebagai manusia bahkan ciptaan Allah yang lainnya yang
hidup dan tumbuh. Khususnya kita sebagai manusia jika ditinggalkan salah satu
unsur tersebut pasti mati.

Unsur Bumi merupakan unsur yang memberikan kehidupan manusia karena untuk penghidupan manusia maupun ciptaanNya yang mem
butuhkan makanan bersumber dari bumi.

Bumi merupakan unsur yang paling penting dan sangat mengalah, sebagai contoh walaupun dipergunakan untuk buang
air besar, buang air kecil, digali untuk pondasi bangunan, untuk makam manusia
maupun ditanami untuk kebutuhan hidup
manusia atau peliharaan/binatang tidak
pernah menuntut.

Terjadinya tanah longsor, gunung meletus, gempa bumi ataupun
bencana lainnya, semua itu pasti ada kaitannya dengan murkanya Allah dikarenakan manusia tidak bisa merawat dan menjaga yang empat unsur yang saya sebut
kan diatas. Manusia hanya bisa menuntut
namun setelah diberikan lupa untuk mensyukurinya.Yang sangat menyedihkan & merusak tatanan bernegara adalah banyaknya oknum pejabat yang melakukan
korupsi secara berjamaah, perusahaan pengemplang pajak atau bentuk lain yang merugikan negara hingga ribuan triliun rupiah.Tsunami, tanah longsor, banjir,gunung meletus, serta musibah lainnya.

“MANUSIA SUDAH TIDAK MAU MENSYUKURI SEGALA NIKMAT YANG DIBERI
KAN OLEH ALLOH SEHINGGA WAJARLAH JIKA ALLAH MEMBERIKAN BALASAN DENGAN BERBAGAI MUSIBAH DAN
KEJADIAN ALAM”

Penulis hanya mengingatkan saja, mari kita syukuri segala nikmat yang telah,sedang dan akan diberikan
kepada kita walau sekecil biji zarrah dan
ini dijelaskan dalam AlQur’anul Karim dalam Surat Al- Zalzalla Sebelum penulis mengakhiri tentunya kita pasti mempertanyakan adanya perbedaan siang dengan ma
lam, adanya langit dan bumi kita harus yakin bahwa itu semua adalah kekuasaan
Allah dan tidak perlu diragukan lagi bah
wa Alloh itu, Yang benar datangnya dari
Alloh dan salah datang dari diri saya sendiri.

Semoga bermanfaat untuk kita.Aamiin yra.

Penulis adalah Pembina DPP Koalisi Wartawan Rangking Indonesia (KWRI).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed