oleh

Transaksi Capai Triliunan, Najmul Ahyar Sayangkan Lombok Utara Tak Ikuti Apkasi Otonomi Expo

Topikterkini.com Lombok Utara : Dewan Pembina Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Dr. H. Najmul Ahyar, SH., MH., menyayangkan daerah-daerah, termasuk Kabupaten Lombok Utara yang tidak ikut ambil bagian dalam kegiatan Apkasi Otonomi Expo 2021 beberapa waktu lalu.

“Saya menyayangkan kalau ada daerah-daerah yang umpamanya karena ketidakpahamannya, tidak tertarik Apkasi Otonomi Expo itu. Terutama mengikuti bisnis meeting,” katanya. Selasa (09/11/2021).

Dr. H. Najmul Ahyar, SH., MH., selaku dewan pembina Apkasi dipercaya memimpin bisnis meeting (pertemuan bisnis) antara daerah dengan investor. Hanya satu jam pertemuan tersebut telah menghasilkan transaksi senilai 2,7 triliun rupiah.

“Pada pelaksanaan terakhir saya memimpin bisnis meeting, itu dalam satu jam saja transaksinya bisa mencapai 2,7 triliun. Jadi besar sekali.” terangnya.

Dijelaskan, Apkasi Otonomi Expo jadi ajang meningkatkan perdagangan antar daerah termasuk mempertemukan daerah dengan investor luar negeri.

Selain investor Asia, di antara beberapa investor yang sangat antusias adalah investor dari Eropa, Timur Tengah dan Turki.

Untuk Turki sendiri, Najmul Ahyar menyebutnya sebagai negara yang sangat tertarik pada cokelat. Dan salah satu daerah penyangga komoditi kakao nasional adalah Lombok Utara Sementara Kabupaten Lombok Utara tidak ikut dalam kegiatan tersebut.

“Selain Apkasi mengundang daerah untuk membuka stand, di sini yang lain juga Apkasi mengundang investor, baik investor nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Pada kegiatan yang dibuka langsung presiden tersebut, turut hadir beberapa menteri di antaranya Menteri Dalam Negeri dan Menteri BUMN.

Sementara itu, dilansir dari setkab.co.id Presiden Joko Widodo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif Apkasi untuk segera menggerakkan perekonomian daerah melalui penyelenggaraan Apkasi Otonomi Expo 2021.

“Saya menyambut baik diselenggarakannya Otonomi Expo 2021 yang diselenggarakan oleh Apkasi ini. Ini merupakan ajang untuk saling tahu, saling bekerja sama, memperkuat kerja sama perdagangan antar daerah, dan sekaligus juga memperkuat ekspor kita ke negara-negara lain, termasuk perluasan pasar-pasar ekspor baru,” terang Presiden.

Presiden juga menekankan agar jajaran pemerintah di daerah mendorong terciptanya iklim usaha yang dapat mendukung peningkatan ekspor produk Indonesia.

“Kita harus terus meningkatkan volume ekspor kita, memberikan fasilitas/memfasilitasi para pelaku usaha untuk agresif memanfaatkan peluang-peluang ekspor yang ada. Mulai didorong, produk apapun didorong untuk berani berkompetisi memanfaatkan peluang ekspor yang ada, sehingga membuat produk kita dikenal dan kompetitif di pasar global,” tegasnya.

Melalui Apkasi Otonomi Expo 2021 ini, Presiden pun berharap agar masing-masing daerah bukan hanya menunjukkan produk dan objek-objek wisatanya, tapi juga menunjukkan bahwa iklim investasi, kepastian hukum, serta kemudahan perizinan yang didukung oleh online single submission (OSS) sudah berjalan dengan baik.

 

Liputan: Saepol

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed