oleh

Mandi disungai bocah 10 tahun hanyut terbawa arus sungai sei Belawan Kp lalang , saat ditemukan oleh nelayan sudah tak bernyawa

TOPIKTERKINI/DELISERDANG-Tim kepolisian sektor hamparan perak di pimpin Kanit Reskrim Iptu H D .Simanjuntak .SH lakukan Evakuasi Temuan jasad tak bernyawa bekerja sama dengan Tim BPBD Deli Serdang & Basarnas provinsi langsung turun TKP titik lokasi temuan (23/11)

Saat ini kota Medan , dengan cuaca extrim dan curah hujan intensitas tinggi membuat debit air sungai naik dan menjadi dalam serta menimbulkan arus yang deras Sangat berpotensi bahaya! bagi warga sekitar.

Namun hal ini menjadi ke tertarikan bagi bocah bocah untuk di jadikan sarana bermain dan berenang tanpa memikirkan bahaya nya

Seperti hal yang terjadi kepada – Alm Nugi Al Farizi – yang menjadi korban hanyut terbawa arus .

Kronologis kejadian yang di ceritakan warga, tepat nya pada hari Minggu sekira pukul 14:00 wib korban bersama rekan nya berniat mandi dan berenang di sungai sei Belawan Kp lalang .

Naas bagi korban saat dirinya bermain di pinggiran sungai korban terpeleset ke air , di duga tak mampu menyelamatkan diri ke tepi karena deras nya arus sungai dan akhirnya hanyut dan tenggelam.

Teman teman bermain nya tak sempat melakukan pertolongan sampai akhirnya korban di nyatakan hilang.

Pihak keluarga korban pun segera meminta pertolongan dan menghubungi pihak BPBD Deli Serdang dan Basarnas Provinsi.

Oleh Tim BPBD & Basarnas pun terus di lakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai sampai ke wilayah sungai Baharu Hamparan perak kabupaten Deli Serdang.

Dua hari pencarian tidak berhasil , Namun tetap di lakukan pencarian sampai akhirnya tim mendapat informasi dari nelayan di pulau Siba bahwa ada penemuan jasad tak bernyawa berjenis kelamin laki².

Di duga jasad tak bernyawa tersebut terbawa arus sejauh 15 km dari sungai sei Belawan Kp lalang sampai titik temuan sungai sei Baharu pulau Siba hamparan perak

Di temukan dalam keadaan ter telungkup , tim BPBD & Basarnas segera menghubungi pihak keluarga untuk mencocok kan ciri² korban.

Di nyatakan Positif , oleh salah seorang keluarga yang turut dalam evakuasi yang merupakan paman korban.

” ya benar ini positif -Nugi Al Farizi- karena saat mandi dan berenang korban mengenakan /celana yang sama persis di pakai saat di temukan ” ucap paman korban.

Terpantau turut melibatkan diri dalam pencarian bocah korban hanyut tersebut personil Bhabinkamtibmas Polsek hamparan perak -Aiptu R gurning- yang biasa ditempatkan bertugas di kawasan Desa Sei Baharu .

(kepala dusun ) Kadus Tiga (3) desa sei Baharu -Abdul wahab- juga turut hadir bersama petugas kepolisian menenangkan warga yang ramai menunggu kedatangan jenazah bocah sekolah dasar yang di khabarkan hanyut dan tenggelam.

Di sebutkan , Semula Pihak kepolisian dari Polsek hamparan perak di pimpin Kanit res Iptu H D. Simanjuntak menyarankan untuk segera di bawa ke RS Bhayangkara Poldasu untuk kepentingan Auotopsi .

Robi Hidayat & Nurmala Sari yang merupakan orang tua kandung dari korban hanyut meninggal dunia -Alm Nugi Al Farizi – menolak dengan alasan menerima insiden yang telah menimpa anaknya dengan lapang dada.

Kanit res D .Simanjuntak segera melaporkan ke atasan nya Kapolsek hamparan perak .

Mendapatkan petunjuk dan arahan dari Kapolsek , Kanit res yang agresif dan memilik talenta itu pun menyampaikan kepada keluarga korban untuk segera membuat surat pernyataan.

Jasad bocah korban hanyut pun segera di bawa ke rumah duka untuk di semayamkan dan menjalani Pardhu Kifayah.Jalan Binjai lorong VII km 10 gang damai desa paya geli.

Terpisah.

Kapolsek hamparan perak saat di konfirmasi oleh awak media terkait temuan bocah hanyut menyampaikan melalui Kanit Reskrim Iptu H D.Simanjuntak

” ini murni kecelakaan , mandi dan berenang saat air sungai banjir ,arus deras , korban tak mampu menyelamatkan diri” Pungkasnya mengakhiri ( Edy sihotang)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed