oleh

Terkait Gugatan Warga Genduang, Ini Kata Wakil Bupati Pelalawan

Topikterkini.com.Pekanbaru – topikterkini.co. – Setelah bergulir selama dua hari gugatan warga Genduang Kecamatan Pangkalan Lesung Kabupaten Pelalawan di Pengadilan Negri Pelalawan akhirnya ditanggapi juga oleh Wakil Bupati Pelalawan Nasaruddin.

Nasaruddin menyampaikan kepada awak media melalui pesan whats App bahwa terkait kasus dugaan melanggar hukum yang dilakukan oleh Ketua KPS Jasa Sepakat bersama KSB (Ketua, Sekretaris, dan Bendahara-red) terhadap anggotanya termasuk peran penting Kades yang menjabat saat itu ditanggapi biasa saja oleh Wakil Bupati yang baru saja dilantik ini.

“Tak tau kita belum ada masuk ke Pemkab pengaduannya”, ketik Nasaruddin di pesan whats App nya.

Hal ini disampaikan Nasaruddin disela-sela menghadiri acara HUT PGRI yang ke – 76 terlihat dari gambar yang dikirim di pesan Whats App.

Penasaran atas kelakuan para pengurus Koperasi Petani Sawit (KPS) Jasa Sepakat awak media mencoba menghubungi mantan Ketua KPS Jamari dan Bendahara yang hingga saat ini masih menjabat Maskur Sujana yang mempunyai jawaban senada.

“Terkait statemen langsung saja hubungi kuasa hukum koperasi”, kata Jamari sambil menyebutkan nama seseorang pengacara.

Agak mirip dengan Mantan Ketua sang Bendahara juga mempunyai jawaban yang sama mengatakan “Jumpai kuasa hukum saya saja”, kata Maskur Sujana.

“Saya tidak perlu statemen “, tutupnya..

Sungguh terlalu memang sikap yang ditunjukan kedua orang diatas tidak bersahabat dengan awak media, tidak menggubris pertanyaan awak media saat dimintai bantuan agar membuat janji dengan kuasa hukumnya serta tidak mau menyebutkan nomor telpon yang bisa dihubungi.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya bahwa setelah lebih dua puluh tahun berlalu janji para pengurus Koperasi Petani Sawit Jasa Sepakat kepada warga Desa Genduang Kabupaten Pelalawan tidak kunjung terealisasi jua.

Dalam kesepakatan awal pengurus Koperasi Petani Sawit ini berjanji akan membantu pengurusan surat tanah atas nama-nama seluruh anggotanya yang tertera didalam lampiran SK Bupati berjumlah 500 KK melalui program Kredit Koperasi Primer untuk Anggota (KKPA)

Terbukti dengan adanya nama-nama empat warga Desa Genduang ini tertulis dengan jelas pada Surat Keputusan Bupati Kampar Nomor ; Kpts. 525.25/V/TP/106/1999 ditanda tangani oleh bupati saat itu H.Beng Sabli pada 25 Mei 1999 lalu dengan catatan kala itu Pelalawan masih masuk wilayah teritorial Kampar belum terjadi pemekaran seperti saat sekarang ini.

Namun anehnya hingga Selasa (22/11/21) ketika Kuasa Hukum Hermansyur S.H., mendaftarkan gugatan perdata atas kasus melawan hukum yang menimpa kliennya, dengan nomor gugatan No;45/Pdt.G/2021/PN Plw. Di Pengadilan Negri Pelalawan tetap tidak ada itikad baik dari pihak pengurus untuk menyelesaikan persoalan lama ini.

Saat berita ini diturunkan mantan Kepala Desa Genduang tidak diketahui dimana keberadaannya.

Laporan : teti guci

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed