oleh

Atasi Banjir, Pemkab Bantaeng Lakukan Revitalisasi Drainase dan Sungai

TOPIKterkin.com–Bantaeng: Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera atasi banjir yang sering terjadi di Bantaeng, pada musim penghujan. Sudah ada beberapa titik yang terdeteksi rawan banjir dan segera ditangani, jelas Kadis PUPR dilsela kesibukannya, Sabtu 27/11/2021

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bantaeng, Andi Sjafaruddin Magau juga mengungkaokkan, banjir di Bantaeng terjadi di beberapa titik. Penyebab banjir pun berbeda-beda. Meski demikian, beberapa titik sudah menemui solusinya dan akan segera ditangani.

“Ada beberapa titik. Seperti di terminal itu, kami sudah siapkan solusi jangka pendeknya,” jelas dia.

Lebih jauh dikatakan, terminal dan pasar sentral Bantaeng adalah daerah cekungan. Daerah ini memang paling terdampak banjir saat musim penghujan. Oleh karena itu, Dinas PUPR telah mengajukan anggaran perbaikan dan sistem penggantian saluran air yang dilengkapi holder sistem pompanisasi.

“Kita akan siapkan sistem penggantian saluran air yang dilengkapi holder pompanisasi. Ada dua pompa yang akan bekerja, jika curah hujan mulai tinggi di kawasan terminal ini,” jelas dia.

Dia mengatakan, anggaran untuk penggantian saluran air penanganan banjir di terminal ini sudah ajukan ke DPRD untuk dibahas di APBD Pokok 2022. Dia berharap, dengan anggaran ini, penanganan banjir di kawasan terminal sudah bisa ditangani secepat mungkin.

Selain kawasan banjir, Dinas PUPR juga mendeteksi banjir di kawasan Bissappu dan Arakeke. Ada beberapa penyebab banjir di kedua kawasan ini. Di antaranya adalah perbaikan saluran air, drainase pedestrian hingga pembangunan cekdam.

“Ada juga beberapa titik yang masih kita kaji untuk analisa penyebabnya,” jelas dia.

Dia menambahkan, titik-titik banjir lainnya juga masih dalam proses analisa penyebabnya. Saat ini, Pemkab Bantaeng telah bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin untuk menganalisa solusi dan penyebab banjir di daerah lainnya.

“Kita sudah membahas ini dengan ahli dari Unhas. Kajian ini perlu dilakukan agar kita tidak salah menginvestasikan dana daerah,” jelas dia.

Dia menambahkan, upaya itu adalah upaya jangka pendek yang disiapkan oleh Dinas PUPR. Pemerintah juga sudah tengah mempersiapkan jangka panjang. Dia mencontohkan, ada beberapa wilayah yang mengalami degradasi lingkungan.

“Kita mempersiapkan, upaya jangka panjang juga. Dugaan sementara ada terjadi degradasi lingkungan. Ada tutupan lahan yang mulai habis. Tidak hanya di Bantaeng, juga ada di batas. Ini perlu melalui analisa,” tandas Andi Utti.

Laporan : Humas Pemkab.
Editor : Armin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed