INTERNASIONAL

Bank Dunia menjanjikan 37 juta dollar untuk membantu para guru di Libanon

21
×

Bank Dunia menjanjikan 37 juta dollar untuk membantu para guru di Libanon

Sebarkan artikel ini
Bank Dunia menjanjikan 37 juta dollar untuk membantu para guru di Libanon
Seorang pekerja membersihkan meja kelas di sebuah sekolah di Lebanon pada Februari 2020. Bank Dunia pada hari Kamis mengatakan pihaknya setuju dengan mitranya untuk menggunakan kembali dana $37 juta untuk membantu guru sekolah umum Lebanon bertahan dari krisis ekonomi yang menghancurkan. (Reuters)

TOPIKTERKINI.COM – BEIRUT: Bank Dunia pada hari Kamis mengatakan pihaknya setuju dengan mitranya untuk menggunakan kembali dana $37 juta untuk membantu guru sekolah negeri Lebanon bertahan dari krisis ekonomi yang menghancurkan.

Bank Dunia dan Kantor Luar Negeri, Persemakmuran dan Pembangunan Inggris akan mengalihkan uang dari Dana Perwalian Krisis Suriah Lebanon, yang bertujuan untuk membantu komunitas Lebanon menampung pengungsi Suriah, kata bank itu dalam sebuah pernyataan.

Ini akan digunakan untuk “memberikan insentif keuangan kepada guru sekolah umum yang menderita krisis ekonomi dan keuangan yang parah di Lebanon untuk memastikan mereka dapat membeli bahan bakar untuk bepergian ke tempat kerja,” tambah pernyataan itu.

Pembiayaan “luar biasa”, yang hanya berlaku untuk tahun akademik 2021-2022, datang atas permintaan pemerintah Lebanon, kata bank tersebut.

Lebanon, rumah bagi lebih dari satu juta pengungsi dari Suriah yang dilanda perang, sedang bergulat dengan krisis ekonomi yang oleh Bank Dunia dicap sebagai salah satu yang terburuk yang pernah dialami dunia di zaman modern.

Lebih dari 80 persen penduduk hidup dalam kemiskinan dan mata uang lokal, pound, telah kehilangan 90 persen nilainya terhadap dolar di pasar gelap.

Guru sekolah negeri yang sudah dibayar rendah sebelum terjadinya krisis ekonomi dua tahun lalu telah didorong lebih dalam ke dalam kemiskinan.

Gaji mereka dalam pound adalah sebagian kecil dari gaji mereka sebelumnya karena devaluasi mata uang yang cepat.

Banyak yang tidak mampu membeli bahan bakar untuk pergi bekerja setelah pemerintah secara bertahap mencabut subsidi yang menyebabkan harga hidrokarbon menjadi lebih dari empat kali lipat dalam beberapa bulan.

Untuk mengisi tangki kendaraan berukuran sedang, pengendara Lebanon sekarang harus membayar lebih dari upah minimum bulanan 675.000 pound ($25). – AN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

TOPIKterkini.com–Malaysia: Layanan Pendidikan bagi anak TKI diselenggarakan Pemerintah…