oleh

DESA ANJANI PUNYA PABRIK SAMPAH, OPTIMIS DONGKRAK PEREKONOMIAN MASYARAKAT

Topikterkini.com Lombok Timur NTB— Genap Delapan bulan menjabat sebagai Kepala Desa Anjani Muhammad Said kembali melakukan terobosan baru dengan melaunching Pabrik Sampah untuk mendongkrak perekonomian masyarakat Desa Anjani Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur Rabu 12/29.

Kepala Desa Anjani Muhammad Said SH dalam sambutanya mengatakan di-launchingnya Bank Sampah ini untuk mengurangi sampah yang berserakan ditengah kampung kita, setelah disurvei ke Pondok Pesantren NW Anjani dalam satu bulan sampah berhasil dikumpulkan mencapai satu ton belum sampah dari masyarakat.

“Sampah plastik dari masyarakat ini kita beli dengan harga di-atas harga pasar,” tegasnya.

Menurut Said sampah menjadi masalah besar dan menjadi tanggungjawab kita bersama dengan keberadaan Bank Sampah ini Desa Anjani bisa mengurangi sampah dan menjadi desa yang bersih, sampah plastik memiliki nilai ekonomis tinggi dan bisa mendongkrak perekonomian masyarakat.

“Kami optimis sampah plastik bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” katanya optimis.

Acara launching Bank Sampah tersebut dirangkaikan dengan seremoni uji coba mesin penggiling sampah organik dan foto bersama diatas Tosa di Pabrik pengolahan sampah di Dusun Anjani Barat, acara ini hadir perwakilan Dinas PUPR Lotim Kapolsek Suralaga, Camat Suralaga, Posramil Kecamatan Suralaga hadir juga tokoh masyarakat desa setempat.

Dinas PUPR Kabupaten Lombok Timur melalui Petugas Teknis Cipta Karya Ikman Sangkareang yang ditemui di lokasi menegaskan disini Dinas PUPR Lotim sebagai monitoring anggran dan fisik, yang melaksanakan program ini adalah Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Desa Anjani memiliki KSM namanya Anjani Bersatu, di Lombok Timur ada dua Desa yang melaksanakan program seperti ini, yaitu Desa Anjani dan Desa Selagek, bangunan fisik Pabrik Bank Sampah Desa Anjani seluas 16×12 Meter, kemudian ada 3 unit mesin yaitu mesin penghancur plastik, mesin penggiling organik, mesin pilter organik dan satu unit Tosa total anggran Rp 545 juta di tahun anggran 2021.

Lanjut Ikman adanya Bank Sampah ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, karena sampah plastik memiliki nilai ekonomis, jadi para ibu rumah tangga bisa mendapatkan penghasilan tambahan.

“Semoga masyarakat bisa memanfaatkan Bank Sampah ini dengan baik, sampah bisa dijual untuk menambah penghasilan,” harapnya.

Liputan: Burhanudin Febrians

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.