oleh

Pacu Peningkatan Indeks Kepuasan Masyarakat, Bupati Jeneponto Adakan Sidak Dan Ratas

Topikterkini.com-Jeneponto | Sebagai tindak lanjut dari upaya terukur untuk meningkatkan indeks kepuasan masyarakat yang mengalami peningkatan tipis pada tahun sebelumnya, maka Bupati Jeneponto, H. Iksan Iskandar melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) dan rapat evaluasi terbatas (ratas) di Kantor Dinas Lingkungan Hidup, Kamis (06/01/2021).

Sidak dan ratas tersebut turut dihadiri Direktur PDAM sebagai bagian dari perusahaan milik daerah yang juga mengalami stagnasi pada capaian indeks kepuasan masyarakat tahun 2021.

Dikesempatan itu terungkap beberapa kendala subtansial dan teknis yang dinilai menjadi penyebab, sehingga Dinas Lingkungan Hidup serta PDAM mengalami stagnasi capaian indeks kepuasan masyarakat.

Dari beberapa penyebab yang ada. Paling menonjol adalah kendala mengenai minimnya anggaran, sumber daya manusia, serta sarana dan prasana pendukung teknis dilapangan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Muh. Basuki Baharuddin menejelaskan, target adipura yang belum tercapai ditahun 2021 disebabkan karena adanya aturan baru yang mengharuskan penilaian bukan hanya pada wilayah kota saja, tetapi cakupannya pada seluruh wilayah kabupaten.

M. Basuki Baharuddin berharap agar kedepan pemerintah daerah dapat memberikan interfensi berupa kebijakan atau peraturan kepada setiap desa dan kelurahan untuk mengelolah sampahnya secara sistemik.

“Pada kesempatan yang sangat baik ini, kami berharap kepada bapak Bupati untuk memberikan interpensi melalui kebijakan/peraturan kesetiap desa/kelurahan agar pengelolaan sampah diwilayah masing-masing dapat dilakukan secara sistemik, salah satunya dengan membuat bank sampah,” harapnya.

Dalam rapat evaluasi terbatas (ratas) tersebut, Direktur Utama PDAM, Junaedi turut memberikan keterangan mengenai stagnannya capaian indeks kepuasan masyarakat yang dialami instansinya.

Junaedi membeberkan rusaknya fasilitas PDAM akibat bencana banjir dan tingginya biaya tagihan menjadi penyebab stagnannya capaian indeks.

“Terdapat 40 persen meteran pelanggan yang kami perbaiki sehingga tarif tagihan kembali menjadi normal, ini mengakibatkan masyarakat merasa mengalami kenaikan tagihan,” jelasnya.

Sementara Bupati H. Iksan Iskandar meminta agar PDAM sebagai perusahaan daerah memiliki bisnis plan yang jelas, serta dilakukan langkah terukur dan kajian mendalam, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat ditingkatkan.

“Untuk Dinas Lingkungan Hidup terus semangat dan untuk PDAM rapikan kembali internal, serta buat bisnis plan yang dapat saling menguntungkan, sehingga kepuasan masyarakat bisa terpenuhi,” tegas Bupati.

Bupati menjelaskan, bahwa Kunjungan mendadak tersebut dilakukan dimaksudkan untuk menggali informasi secara detail, mengidentifikasi problem yang terjadi, mengumpulkan data sementara, mendiagnosis problem utama, serta melakukan umpan balik untuk mencari benang merah sebagai tindak lanjut dari kurangnya indeks kepuasan masyarakat yang dicapai kedua instansi tersebut.

“Kita lakukan kegiatan mendadak ini untuk mencari win-win solusi agar kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan Dinas LH dan PDAM dapat meningkat tahun ini,” katanya.

Laporan: Ishak Basman
Editor : Andi.Awam/Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.