oleh

ADD di Tujuh Desa di Lotim Terancam di Blokir, Ketua Gerak NTB: Aroma Politik Mulai Muncul

Topikterkini.com.Lombok Timur–Ketua Gerak NTB Arsa Ali Umar menjelaskan, Penyelesaian konflik tanah pecatu tidak boleh dikait-kaitkan dengan soal anggaran yang diberikan ke Desa yang akan berdampak ke masyarakat umum, Kata, Arsa, Jumat,28/01/2022.

“Tanah pecatu itu adalah asset Desa dan bukan asset Daerah yang harusnya di hargai pengelolaannya oleh Daerah untuk diberikan ke Desa sehingga murni menjadi kewenangan dan Otoritas Desa tersebut,”Ucapnya.

“Seingat sya juga syarat pemekaran sebuah Desa pada saat itu adalah menandatangani surat pernyataan tdak menuntut asset Desa induk oleh Desa Pemekaran,” Jelasnya.

“Jangan karena soal janji politik, seenaknya mau mengatur yang bukan menjadi kewenangan Daerah,” Tegas, Arsa.

“Asset daerah sudah ada, jangan terlalu jauh melakukan intervensi apalagi lansung menjadi tukang bagi tanah pecatu yang bukan menjadi kewenangannya,” Cetusnya.

“Tidak elok, hanya karna soal ambisi politik untuk memenuhi janji politik tapi tdak bisa dieksekusi trus malah ADD yang diblokir padahal ADD itu dibutuhkan oleh Desa untuk membiayai pelayanan dan pembangunan di Desa,” Tutupnya.

Liputan: RiL

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed