oleh

Adanya Dualisme kepengurusan PCNU Gusit, Berikut Penjelasan PWNU Sumut

TOPIKTERKINI/KOTA GUNUNGSITOLI-Beredar isu dualisme diKepengurusan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Gunungsitoli yang membuat sejumlah umat Muslin yang ada dikota Gunungsitoli bigung dengan kodisi ini. Berikut penjelasan PWNU. Senin 31/01/2022

 

 

Menurut Drs.H.M.Adlin Damanik,M.AP Wakil ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sumatra Utara, Saat konfrensi Pers

 

Keterangan foto : Pelantikan PCNU kota Gunungsitoli pada 04 Januari 2020

 

” Kepengurusan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Gunungsitoli masa Khidmat 2020-2025 yang telah dilantik pada tanggal 04 Desember 2020 Yakni, Badrinal Arifin.S.Ag Sebagai Rais, Dan Rusudin Zalukhu,SE Sebagai Ketua adalah kepengurusan yang sah, Karena Mereka ini lah yang telah diberikan Rekomendasi/Mohon pengesahan PCNU Kota Gunungsitoli Masa Khidmat 2020-2025 Dari PWNU pada tanggal 01 April 2020 Dengan Nomor surat 50/PW/A.II/4/20 kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Dijakarta, Ucapnya.

 

 

Lanjutnya, ” Bukti bahwa kami Mengakui kepengurusan Saat ini adalah dengan menghadiri Undangan dari PCNU Kota Gunungsitoli dalam Acara Peringatan Harlah NU ke-96 dan rapat PCNU Kota Gunungsitoli yang dilaksanakan pada hari ini. Mengenai pembatalan Surat Tugas (SK) itu hak dari pada PBNU yang ada dijakarta,” Terangnya Adlin.

 

 

Kemudian, Menangapi isu miring selama ini tentang adanya dualisme kepengurusan PCNU kota Gunungsitoli, Kira-kira apa langkah yang diambil pihak PWNU Sumut dalam persoalan ini,,?

 

 

” Kami dari PWNU Sumut telah melayangkan surat kepada pihak PBNU yang ada dijakarta pada tanggal 21 Januari 2022 dengan nomor surat 01/PW/A.1/1/22 yang menyatakan bahwa PWNU Sumut hanya memberikan Rekomendasi kepada Badrinal Arifin.S.Ag Sebagai Rais, Dan Rusudin Zalukhu,SE Sebagai Ketua dan tidak pernah memberikan rekomedasi kepada pihak manapun,”Jawabnya.

 

 

Diakhir pernyataanya Drs.H.M.Adlin Damanik,M.AP Sebagai Wakil ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sumatra Utara Menyampaikan,

 

 

” Dalam surat kami itu kami menegaskan kepada PBNU Dijakarta untuk berkenan Menyelesaikan Persoalan Di PCNU kota Gunungsitoli”, Mengakhiri.

Dilaporkan : Edward lahagu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed