oleh

Ketua DPRD Rohil Angkat Bicara Terkait Kisruh dan Kesimpang Siuran Lahan di Sinaboi

Topikterkini.com.Rokan hilir – Ketua DPRD Kabupaten Rokan Hilir, Maston bersama satu Anggota Legislatif asal PDI Perjuangan, Krismanto  angkat bicara guna mengklarifikasi terkait kesimpang siuran lahan di Kecamatan Sinaboi.

Kepada sejumlah media yang tergabung dalam Persatuan Wartawan On Line Nusantara (PWOIN) Kabupaten Rokan Hilir, kedua wakil rakyat tersebut menerangkan dan meluruskan terkait kesimpang siuran lahan di Sinaboi, Selasa 01 Maret 2022.

Pada waktu dan kesemptan terpisah legislator Maston maupun Krismanto menerangkan keronologis masalah lahan Sinaboi yang saat ini lagi viral di sejumlah media.

Ketua PWO-IN Rohil, Syafrizal bersama tim investigasi PWO-IN Rohil, mengkonfirmasi ke ketua DPRD Rohil, Maston dan anggota Dewan secara terpisah diruang lerja masing masing terkait lahan yang bersengketa di kecamatan Sinaboi kepenghuluan Sinaboi yang lagi ramai di perbincangkan.

Menurut keterangan Ketua DPRD Rohil, Maston
Menerangkan untuk di ketahui oleh warga masyarakat kecamatan Sinaboi, “bahwa saya sudah menghibahkan lahan tersebut terhitung 11/08/2017, sesuai surat keterangan dan bukti yang saya pegang,” Ujar orang nomor satu di legislatif Rohil dihadapan awak media.

Dikesempatan itu dia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Sinaboi atas keterkaitan saya atas polemik mau pun tentang kesimpangsiuran lahan di ujung sibur di kecamatan Sinaboi. Bahwa pada tanggal 11 Agustus 2017 saya sudah menyerahkan ke pada masyarakat Sinaboi.

“Semestinya yang harus di pertanyakan siapa dalang yang menjual lahan tersebut,” Tegasnya.

Untuk itu dia berharap agar semua diserakan saja kepada pihak penegak hukum, agar pihak hukum yang menyelusuri masalah ini , siapa sebenarnya menjual lahan masyarakat Sinaboi.

“Kita sangat sayang sama masyarakat Sinaboi,” ungkap ketua DPRD Rohil, Maston.

Sementara Anggotanya DPRD Rohil asal PDI Perjuangan, Krismanto dihadapan sejumlah media menjelaskan bahwa dirinya sudah banyak mengeluarkan anggaran untuk imas tumbang dan pembersihan lahan tersebut dimana pengerjaannya oleh masyarakat Sinaboi.

“Sampai saat ini saya tidak mempermasalahkan kerugian yang sudah saya keluarkan. Semoga masyarakat Sinaboi jangan salah paham dengan isu yang beredar. Ungkap Krismanto,”terang Krismanto.

Menyikapi polemik dan kisruh lahan di Sinboi, Ketua PWO-IN Rohil pun angkat bicara, Dia berharap kepada Aparat Penegak Hukum agar pelaku penjual beli lahan masyarakat segera di tangkap dan di berikan hukuman seberat- beratnya jika ditemukan unsur kesengajaan oknum atau memanipulasi data masyarakat yang merugikan masyarakat dan pihak lainnya.

“Masalah ini sudah di musawarakan di kantor camat Sinaboi dan dihadiri oleh perwakilan polres Rohil, Polsek Sinaboi dan camat Sinaboi. Semoga pelaku di tangkap secepatnya .agar jangan menimbulkan masalah yang ada di kecamatan Sinaboi,” pungkas Syafrizal.

(Tim PWOIN Rohil)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed