oleh

Jelang Giat BIAS, Dinkes Takalar Gelar Defaulter Tracing

TAKALAR, TOPIKTERKINI.COM — Menjelang pelaksanaan giat Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) serta upaya untuk meningkatkan cakupan imunisasi lengkap, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Takalar melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Takalar menggelar kegiatan Defaulter Tracking.

Kegiatan tersebut merupakan Support by Unicef bekerjasama Yayasan Gaya Celebes (YGC) dalam upaya pelacakan target imunisasi dasar termasuk bulan Anak Sekolah (BIAS), yang dilaksanakan di aula kantor Dinkes Kab. Takalar, Senin (21/03/2022).

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Kabid P2P) Dinkes Takalar dr.Hj.Novita Yulianti mengatakan, pertemuan ini merupakan pertemuan lanjutan dari pertemuan sebelumnya, yakni dengan seluruh Stakeholder dan lintas sektor.

“Sebelumnya kita telah melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama serta pihak sekolah, membicarakan tentang komitmen bagaimana mereka membantu kita dalam menyukseskan kegiatan imunisasi dasar dan imunisasi yang kita lakukan di sekolah,dalam hal ini BIAS,” papar dr Novi.

“Kita juga telah melakukan pertemuan antara orang tua siswa, guru dan juga petugas imunisasi. Namun karena keterbatasan peserta sehingga yang diundang hanya dua puskesmas yakni, PKM pattallasang dan PKM polut sebagai pilot projeck dari kegiatan imunisasi yang didampingi oleh Unicef,” jelasnya.

Ditambahkan dr.Novi, bahwa pertemuan ini merupakan upaya persiapan dalam menghadapi kegiatan giat bulan imunisasi nasional. Dikatakan juga bahwa, capaian BIAS untuk tahun 2021, itu masih dibawah 80%.

Sementara itu, Marzuki yang hadir sebagai narasumber dari Dinas Kesehatan Prov. Sulsel, menyampaikan bahwa kegiatan ini cukup bagus untuk pelaksanaan pelacakan sasaran imunisasi bayi/baduta dan sasaran untuk imunisasi campak rubella yang berkaitan dengan bulan imunisasi anak nasional.

“Satu kesyukuran juga karena Unicef bisa memfasilitasi kegiatan ini di 12 kabupaten, ini artinya kalau sudah tersosialisasi di 12 kabupaten ini, berarti 50% kabupaten yang ada di Sulsel sudah tersosialisasi dengan kegiatan bulan imunisasi anak nasional,” beber Marzuki.

Ia (Marzuki) berharap, kegiatan BIAS ini dapat berjalan lancar hingga capaian BIAS bisa mencapai angka diatas 98%. Adapun langkah-langkah yang dilakukan guna mendukung suksesnya program BIAS ini salah satunya adalah melakukan pertemuan dengan seluruh stakeholder, baik itu Disdik, media komunikasi, toma/toga serta para orang tua murid.

Harapannya, kegiatan bulan imunisasi anak nasional itu bisa berjalan lancar, paling tidak bisa sampai 98%, untuk capaian imunisasi anak sekolah Sulsel itu masih dibawah 98% karena masih adanya pembatasan.

Hadir dalam pertemuan itu, Kabid P2P Dinkes Takalar, perwakilan Dinkes Prov.Sulsel (Narasumber), Unicef, Yayasan Gaya Selebes (YGC), Sub Koordinator Survailans PTM, koordinator imunisasi tingkat Puskesmas se Kabupaten Takalar.

Diketahui kegiatan ini dilaksanakan tanggal 21 hingga 22 Maret 2022. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed