Topikterkini.com.|Agam – Kalapas kelas IIB Lubuk Basung Agam Sumatera Barat, Suroto, Bc.,IP.,AP bersama jajarannya laksanakan kegiatan razia rutinitas blok hunian narapidana. Selasa, 22 Maret 2022.
Guna untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib) sebagai upaya deteksi dini, maka diadakan kegiayan penggeledahan kamar dan badan terhadap WBP Blok B kamar 06 dan 10, yang diikuti Kasi Minkamtib.KA.KPLP beserta jajaran lapas kelas IIB Lubuk Basung Agam Sumatera Barat.
Maka dilakukan dialog dengan WBP untuk mendapatkan informasi tentang pelaksanaan layanan publik, yang kita laksanakan apa kah sudah dipenuhi sesuai standar pelayanan.
Dalam pelaksanaan rahzia ditemukan beberapa barang hasil temuan berupa, kertas Ceky 3 pack, Kawat Sinar Gitar 1 Gulung, Mancis 4 Buah, Sendok Besi 3 Buah, Pisau Cukur 3 Buah dan Tutup Gelas Lumunium 1 Buah.
Kalapas kelas IIB Lubuk Basungm didampingi oleh Kasi Admin Kamtib, komandan jaga dan jajaran pengamanan untuk melakukan pengecekan secara menyeluruh mulai dari keadaan tembok hunian, teralis, plafon dan atap kamar hunian.
“Kami juga lakukan pengecekan kondisi gembok pada masing-masing kamar hunian dan setiap sket yang ada di Lapas, Kalapas menerangkan bahwa kegiata tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di Lapas IIB Lubuk Basung, Keamanan dan Ketertiban pada kegiatan pengarahan yang digelar secara virtual sebelumnya.
Lebih lanjut Suroto menguraikan kegiatan pengecekan dilakukan secara menyeluruh pada setiap blok hunian. Mulai dari blok kriminal, blok narkoba, blok wanita hingga area brandgang.
“Kami harus memastikan kondisi Lapas kelas IIB ini berada dalam kondisi yang baik, setiap bagian yang dirasa kurang baik akan segera kami tindak lanjuti untuk perbaikan” ucapnya.
Disela-sela kegiatan kontrol, sesekali berdialog dengan Warna Binaan Pemasyarakatan (WBP). Selain untuk mendengar keluh kesah WBP, kalapas juga ingin mengetahui secara langsung apakah ada layanan yang diberikan oleh petugas Lapas Kelas IIB Lubuk Basung yang tidak sesuai SOP.
“Hal ini penting dilakukan untuk meminimalisir gangguan Kamtib di Lapas IIB Lubuk Basung ,beberapa warga saya ajak komunikasi dari hati ke hati, saya dengarkan keluh kesah mereka agar dapat kami ketahui kondisi aktual di lapangan, yang mana keluh kesah mereka selanjutnya akan kami tindak lanjuti” tandasnya.
(Syafrianto)












