JENEPONTO

Diamuk Sijago Merah, Delapan Rumah Di Jeneponto Rata Dengan Tanah

98
×

Diamuk Sijago Merah, Delapan Rumah Di Jeneponto Rata Dengan Tanah

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com-Jeneponto | Sijago merah mengamuk, delapan rumah panggung di Lingkungan Ujung Loe Kelurahan Biring Kassi Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan rata dengan tanah, Rabu (6/4/2022).

Diamuk Sijago Merah, Delapan Rumah Di Jeneponto Rata Dengan TanahKebakaran yang menghanguskan delapan rumah tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 13. 30 Wita.

Diketahui, dalam peristiwa kebakaran itu tidak ada barang yang dapat diselamatkan, karena selain pemilinya tidak ada dirumah, juga api dengan cepat melalap semua rumah yang terbuat dari kayu.

Dg Tinggi salah seorang korban kebakaran mengatakan, bahwa rumahnya terbakar saat ia berada di kebun.

“Semua barang habis terbakar dan saya juga tidak tau penyebabnya, karena tidak adaka di rumah, saya ada dikebun,” jelas Dg Tinggi.

Menurutnya, ia mengetahui rumahnya terbakar setelah ada pengembala kambing yang menyampaikan.

“Ada pengembala kambing tanyaka, rumahta terbakar jadi saya langsung naik ojek ke rumah. Sampai disana banyakmi orang,” katanya.

Sementara Kapolsek Binamu, Iptu Baharuddin mengungkapkan kepada awak Media hasil pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP), bahwa sebenarnya jumlah rumah yang terbakar sebanyak sepuluh rumah, namun yang rata dengan tanah sebanyak delapan rumah.

Selain itu kata Bahar, kebakaran ini juga menghanguskan dua unit sepeda motor. Dan adapun penyebab terjadinya kebakaran pihaknya belum mengetahui pasti.

“Dugaan sementara akibat ledakan tabung gas atau kompor, lantaran ada saksi mendengar ada ledakan sebanyak dua kali,” ungkap Bahar.

Baharuddin menambahkan, bahwa dalam peristiwa kebakaran ini tidak ada korban jiwa, dan api dapat dipadamkan setelah empat unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi.

“Ada empat unit mobil pemadam kebakaran yang berusaha memadamkan api, api dapat dipadamkan sekitar pukul 14. OO Wita,” tambah Baharuddin.

Laporan: Usman S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *