oleh

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2022, 300 Personil Gabungan TNI, Polri Dan Stakeholder Diturunkan

Topikterkini.com.Banggai – Dalam rangka mengamankan perayaan 1443 Hijriah, Polres Banggai Polda Sulteng menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Tinombala 2022 di halamanan Mapolres Banggai, Jumat (22/4/2022).

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Tinombala 2022 kali ini mengangkat tema wujud sinergi Polri dengan Instansi terkait untuk menjamin masyarakat aman dan sehat dalam perayaan Idul Fitri 1443 Hijriah di wilayah Kabupaten Banggai.

Bupati Banggai Ir. H. Amirudin Tamoreka bertindak selaku pimpinan apel dan sekaligus berkesempatan membacakan amanat tertulis Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si

Hadir dalam kegiatan itu yakni, Kapolres Banggai AKBP Yoga Priyahutama SH, SIK, MH, Dandim 1308/LB Letkol Dony Gredinand, Ketua DPRD Suprapto, Kejari Raden Wisnu Bagus Wicaksono, stake holder terkait, para pejabat utama Polres Banggai, para perwira dan anggota TNI-Polri.

Kasi Humas Polres Banggai AKP Haryadi SH, mengungkapkan, dalam Operasi Ketupat Tinombala 2022 ini melibatkan sebanyak 300 personel gabungan TNI, Polri dan stakeholder terkait.

“Untuk Polres Banggai hingga Polsek jajaran melibatkan sebanyak 140 personel,” ungkap AKP Haryadi.

Untuk pelaksanaan, kata AKP Haryadi, Operasi Ketupat Tinombala 2022 ini akan berlangsung selama 12 hari terhitung mulai tanggal 28 April 2022 sampai 9 Mei 2022.

“Untuk pos pengamanan 10 dan pos pelayanan 4 dan pos terpadu 1,” kata AKP Haryadi.

AKP Haryadi menjelaskan, Pos Pengamanan bertugas menyelenggarakan pengamanan dari gangguan kamtibmas dan kamseltibcar lantas seperti jalur trans sulawesi, komplek perumahan dan rumah ibadah. Sedangkan Pos Pelayanan dan Pos Terpadu melaksanakan tugas pengamanan di objek-objek tertentu seperti pusat keramaian, pusat belanja, terminal, bandara, pelabuhan dan tempat wisata.

Selain itu, lanjut AKP Haryadi, untuk mengantisipasi pelaku perjalanan dalam negeri, pihaknya akan memaksimalkan kegiatan posko di terminal, bandar udara dan pelabuhan.

“Jadi bukan hanya sekedar menjadi posko pengamanan dan pelayanan, namun juga berfungsi untuk mengendalikan penyebaran Covid-19,” tandas AKP Haryadi.

(Afri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed