oleh

Diduga Oknum Aparat Desa Sayambongin Pungli, JT : Saya Jual Jasa

Topikterkini.com.Banggai – Oknum Aparatur Desa Sayambongin, Kecamatan Nambo, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah, (Sulteng), diduga melakukan praktek pungutan liar (pungli) dan penyimpangan dalam proses administrasi pembuatan surat jual beli tanah di Desa Sayambongin.

Dugaan tersebut mencuat setelah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mendatangi kantor desa untuk mempertanyakan surat jual beli tanah yang pembuatannya ia laporkan kepada oknum aparat desa tersebut.

Diketahui oknum aparat desa yang diduga melakukan praktik pungli itu berinisial JT saat ini menjabat Kepala Dusun II Desa Sayambongin.

Menurut sumber, praktik yang dilakukan oleh Kadus II itu menarik biaya Rp 400 ribu.

“Awalnya dikasih Rp. 200 ribu, tidak lama kemudian melalui sambungan telepon, JT minta ongkosnya di tambah Rp. 200 ribu, jadi total Rp. 400 ribu semua, parahnya sampai saat ini suratnya belum ada,” ungkap sumber saat ditemui media ini di rumahnya, Senin malam (26/04/2022).

Parahnya lagi, praktik pungutan liar yang diduga dilakukan oleh oknum perangkat desa itu saat ini menjadi perbincangan warga.

Guna mengetahui kebenarannya, oknum aparat desa berinisial JT tersebut ditemui media ini, Ia mengatakan bahwa dirinya merasa tidak melakukan perbuatan yang dinilainya melanggar hukum.

Menurutnya, apa yang dilakukannya itu adalah bentuk jual jasa terhadap warga yang ingin membuat surat jual beli tanah.

“Ia benar, saya menerima uang dari warga senilai Rp. 400 ribu, tapi bukan pungli, karena surat itu saya kerja diluar jam kerja, dan adapun pemberian warga itu semata mata keikhlasan mereka atas jasa yang saya berikan kepada mereka, bukan saya minta,” ujar JT, pada media ini, Selasa (27/04/2022).

Kepala Desa Sayambongin Alamsyah DJ Lapi, yang coba dihubungi pada Selasa (27/04/2022), masih belum menanggapi terkait dugaan pungli tersebut.

Sementara warga meminta Kepala Desa harus tegas dalam menyikapi permasalahan ini. Menurut mereka Kepala Desa jangan tembang pilih dalam mengambil kebijakan.

(Afri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed