OPINI

Konsumsi Ditengah Pandemi COVID-19 Menurut Pandangan Teori Keynes

100
×

Konsumsi Ditengah Pandemi COVID-19 Menurut Pandangan Teori Keynes

Sebarkan artikel ini
Konsumsi Ditengah Pandemi COVID-19 Menurut Pandangan Teori Keynes
Devitriana (Mahasiswi Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar)

Konsumsi Ditengah Pandemi COVID-19 Menurut Pandangan Teori Keynes

Oleh: Devitriana
Mahasiswi Jurusan Ilmu Ekonomi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Pandemi covid 19 menjadi sebuah mahluk yg menakutkan bagi negara-negara yg tiap harinya terjadi lonjakan kasus positif dan yang meninggal dunia terlebih negara yang dalam kemampuan moneter dan fiscalnya tidak begitu kuat dan terkategori negara berkembang atau tinggal landas, tak terkecuali Indonesia yang tiap harinya selalu meningkat kasus positif dan yang meninggal dunia dari covid 19, yg cenderung banyak pengamat menilai langkah-langkah kebijakan yg di ambil negara sudah terlambat karena virus ini sudah bnyak menyebar di indonesia dampak dari kurangnya antisipasi negara bahkan cenderung menganggap enteng dengan statements-statement para pejabat negara di awal-awal sebelum kasus pertama covid 19 terjadi di depok Jawa Barat.

Pasca kejadian itu, himbauan dan maklumat negara dengan social dan phsyical distancing serta slogannya bekerja dari rumah, belajar dari rumah dan beribadah dari rumah menjadi kebijakan untuk rakyatnya memutus mata rantai covid 19, di tambah lagi dengan diberlakukannya kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB)

Walaupun pada kenyataannya rasa-rasanya tidak cukup efektif membatasi gerak masyarakat dalam memutus mata rantai penyebaran covid 19, karena masih banyak masyarakat yang beraktivitas di luar rumah untuk menyambung hidup memenuhi kebutuhan ekonomi sehari-hari.

Dalam di tengah datangnya bulan ramadhan 1441 H, kita harus akui fakta di lapangan antara kebijakan negara dan kenyataan di lapangan berbanding terbalik dengan keadaan masyarakat, dimana negara menginginkan masyarakat untuk tetap tinggal di rumah guna memutus mata rantai penyebaran covid19, tetapi masyarakat ingin tetap beraktivitas dalam memenuhi kebutuhan ekonominya sehari-hari, hal ini karena ketidaktegasan dan keambiguan negara dalam menerapkan kebijakan terkait masalah covid19 ini, dan ini menjadi history teori keynes relevan dalam keadaan kehidupan ekonomi saat ini.

EKONOMI KEYNESIAN: adalah nama suatu teori ekonomi yang diambil dari John Maynard Keynes, seorang ekonom Inggris yang hidup antara tahun 1883 sampai 1946. Beliau dikenal sebagai orang pertama yang mampu menjelaskan secara sederhana penyebab dari Great Depression

Teori ekonominya berdasarkan atas hipotesis siklus arus uang, yang mengacu pada ide bahwa peningkatan belanja (konsumsi) dalam suatu perekonomian, akan meningkatkan pendapatan yang kemudian akan mendorong lebih meningkatnya lagi belanja dan pendapatan

Solusinya untuk menerobos hambatan perekonomian ini adalah dengan campur tangan dari sektor publik dan pemerintah. Bahwa pemerintah harus bercampur tangan dalam peningkatan belanja masyarakat baik dengan cara meningkatkan suplay uang atau dengan melakukan pembelian barang dan jasa oleh pemerintah sendri.

 

DAFTAR PUSTAKA

https://www-kompasiana-com.cdn.ampproject.org/v/s/www.kompasiana.com/amp/adebahri/5ea509d6d541df5a2872b612/teori-keynes-fakta-konsumsi-menjawab-ditengah-pandemi-covid-19-animali-kebijakan?amp_gsa=1&amp_js_v=a9&usqp=mq331AQKKAFQArABIIACAw%3D%3D#amp_tf=From%20%251%24s&aoh=16549242910214&csi=1&referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com&ampshare=https%3A%2F%2Fwww.kompasiana.com%2Fadebahri%2F5ea509d6d541df5a2872b612%2Fteori-keynes-fakta-konsumsi-menjawab-ditengah-pandemi-covid-19-animali-kebijakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *