oleh

Rutan Bantaeng Mulai Izinkan Pembesuk Tatap Muka Dengan Warga Binaan

TOPIKterkini.com–Bantaeng: Rumah Tahanan Negara (RUTAN) Kelas II B Bantaeng mulai hari ini kembali dibuka layanan bertemu secara langsung dengan warga binaan, hal ini disampaikan Kepala Rutan Ince Muh Rizal via ponselnya, Senin 4/7/2022.

Surat edaran Dirjen Pemasyarakatan Nomor : PAS-12.HH.01.02 Tahun 2022 tentang layanan kunjungan tatap muka, melalui Kanwil Kemenkumham Sulsel, Rutan Bantaeng membuka layanan tatap muka secara langsung bagi keluarga warga binaan/ tahanan.

“Hari ini Rutan Bantaeng buka layanan tatap muka langsung bagi pembesuk dengan warga binaan maupun tahanan” ungkap Ince. Tentunya dengan syarat yang telah ditetapkan oleh Dirjenpas pasca Pandemi Covid-19, tambahnya.

Adapun persyaratan utama diberikan kepada pengunjung yang telah mengantongi surat keterangan telah menerima vaksin ketiga (Booster, Red), bagi pengunjung dari luar Kabupaten, Tim Medis Kesehatan Rutan membuka layanan rapid tes antigen, untuk memastikan pengunjung bebas covid.

Menurut tim medis petugas kesehatan Rutan Bantaeng Arief Zainur R. yang ditemui awak media di lobi rutan mengakui jika hal ini dilakukan dalam upaya membantu pemerintah mempercepat sebaran vaksin dosis ke-3 ke masyarakat

“Sesuai isi surat edaran Dirjenpas pembesuk wajib telah menerima vaksin dosis ke tiga atau booster” jelas Arief.

Ditempat yamg sama Humas Rutan Bantaeng Arsy menambahkan sesuai petunjuk kepala Rutan Ince Muh. Rizal pada rapat internal yang dilaksanakan diruang kerjanya hari sabtu (2/7) selain syarat utama yang disampaikan pak Arif, Warga binaan/tahanan itu dilaksanakan selama 4 hari dalam sepekan.

“untuk warga binaan dijadwalkan hari senin sampai hari rabu, hari kamis diberikan kepada Tahanan dengan disertai izin dari yang menahannya” tandas Arsy.

Dari pantauan awak media hari pertama disesi pertama yang dibuka sejak pukul 09.00 s/d 11.30 sejumlah pembesuk terpaksa merasa kecewa, pasalnya belum ada pembesuk yang mengantongi surat keterangan vaksinasi dosis ke-3.

“Bapaknya (Suami, Red) tidak bilang kalau ada persyaratan ini, Saya sudah vaksin dosis ke-2, tapi syaratnya dosis ke-3 untuk bisa masuk” ungkap seorang Ibu yang tidak bersedia namanya disebutkan dengan nada kecewa menerima penolakan petugas kesehatan Rutan.

Laporan : Armin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.