Topikterkini.com.Parimo –Kepala Sub Siaga dan Operasi Basarnas Sulawesi Tengah Andi Sultan S.E Mengatakan. ” bahwa masih dalam terkendala, di hari ini memang masalah tumpukan kayu dan puing-puing rumah itu agak besar.
Sehingga Masi sulit di jangkau untuk menembusi sampai kebawah dan terlalu banyak bercampurnya bau bangkai, karena baunya bangkai, sehingga kita tidak bisa memastikan apakah itu manusia atau hewan. Dan apapun itu tetap kami bongkar.
Pembongkaran pertama nihil kami tidak menemukan apapun,
Dan kita telah melihat sendiri di lapangan saat ini banyak tumpukan ranting-ranting yang saat ini sudah mengambang di laut.
Dan kini sekarang kita sudah dibantu dari Al, Polairud, BPBD Poso dan relawan lainya, menurut petugas dari gabungan dari polairud, BPBD
Kita besok akan membagi 4 kru/Tim Karena armada sudah makin bertambah dan kita akan membagi 4 kru untuk menyisir sebagian di sekitaran perairan laut.
Untuk Armada besok, ada dari Polairud, BPBD Poso, dan dari Basarnas sendiri serta ada perahu dari nelayan.
Personal rescue hari ini sekitar 50 anggota yang terbagi 8 kru untuk gantian. Ungkapnya
Laporan: Sukri/Lilis











