oleh

Dirut NCW NTB, FATHURAHMAN LORD Angkat Bicara Terkait Pokir Anggota DPR

Topikterkini.com LOMBOK BARAT : Direktur Utama NCW NTB  FATHURAHMAN LORD Mengkritisi Terkait dengan Pokir Anggota DPR.

 

Di Temui  Awak Media Topikterkini.com di Sebuah Warkop  di taman Kota Giri Menang, Dia  Menjelaskan Lebih Lanjut bahwa usulan program  Aspirasi  atau Dana pembangunan daerah pemilihan (“UP2DP”) Merupakan amanat UU 17/2014 sebagian telah diubah ke UU no 42/2014.

 

Ini Adalah salah satu upaya untuk mendekatkan anggota DPR dengan masyakarat Atau Konstetuennya tutur Lord Sapaan akrabnya

 

Program itu sesuai dengan usulan atau program yang disampaikan oleh masyarakat di daerah pemilihan (“Dapil”) masing-masing anggota DPR,

Dimana setiap anggota tidak memegang dana untuk pembangunan itu sendiri.

 

Dalam praktiknya,

 

Dugaan kami dana Aspirasi memang sangatlah Rentan untuk diselewengkan, Entah itu Dari Oknum DPR Atau Kontraktor bahkan dari pihak ketiga Di utus oleh Dewan itu sendiri.

 

 

 

Perbuatan penyelewengan dana aspirasi Anggota DPR merupakan  Sebuah tindak pidana korupsi yang  Dimana sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Yang sabagaimana diubah oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Ucapnya.

 

Usulan Saya Sebagai Dirut NCW NTB  dan Masyarakat, Dana aspirasi ini  Lebih Baik di serahkan ke instansi Dinas terkait,  Biar Dinas Terkait yang Mengerjakannya,  Temen temen DPR cukup  Menentukan Lokasi  dan tempat untuk  Aspirasi  itu dikerjakan.

 

Biar tidak seperti kisah kemarin yang ada di salah satu Dinas.

 

 

 

Jadi Disini Kami Menduga, sangat Rentan di selewengkan, Karena ini semua dari Rekanan yang sengaja di utus dan di usulkan oleh oknum DPR itu sendiri.

 

Tapi semoga  tidak akan terjadi jual beli proyek, seperti yang kami inginkan.

 

Dan sebagai masyarakat  kami sangat menyayangkan itu, biar tidak terjadi lagi  seperti  keributan di salah satu Dinas, karena dugaan  ada orang ke tiga yang bermain, Untuk itu percayakan saja Dinas yang bekerja, agar tidak  cape capenya saja yang di dapat cetusnya.

 

 

 

Harapan saya kedepan,  Bahwa Dana Aspirasi itu di serahkan dan di percayakan saja ke Dinas Terkait, Tampa ada intervensi apapun tutupnya.

 

Liputan  : Saeful topikterkini.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.