Topikterkini.com.Lombok Timur—- Mahasiswa sempat melakukan demo di Kemenag Lombok Timur Terkait dengan belum di bayarkan zakat, pihak kemenag menunjukkan semua bukti nya semua sudah di bayarkan.
Dari Kemenag ke BAZNAS Lotim Dana zakat tersebut sudah sesuai tidak ada pemotongan. Pihak Kemenag menunjukkan bukti seperti transfer ke rekening BAZNAS dengan jumlah yang sama di terima BAZNAS.
Ketua BAZNAS Lotim Ismulbasar menjelaskan, Zakat itu wajib di keluarkan dari sisi penghasilan ASN di Kemenag lotim diambil sampai 2,5%, kalau Infak dan sodaqoh itu sukarela, berapa saja yang mau di keluarkan terserah mereka saja, Ucap, Ismulbasar saat di konfirmasi di ruangan nya, Selasa,25/10/2022.
” Pihak Kemenag Lotim memberikan kami zakat ASN Perbulan Rp.70.360.000 juta perbulan,” Jelasnya.
” Kami di BAZNAS hanya menerima zakat saja tidak tau menahu jumlah ASN di Kemenag lotim dan berapa jumlah besaran per satu ASN,” Kata, Ismulbasar.
Zakat ASN di Kemenag Lotim langsung di potong melalui rekening mereka langsung sistem dari pusat, tidak bisa di bohongi, kalau zakat ini.
Menanggapi hal tersebut Kemenag Lotim Sirojudin mengatakan sesuai dengan jumlah yang kita terima langsung kami setorkan ke rekening BAZNAS Lotim, Ucap, Sirojudin.
“Bagaimana mana bisa dilakukan pemotongan karena itu pemotongan melalui sistem langsung,” Jelas, Sirojudin.
” Dari keseluruhan ASN di Kemenag Lotim, KUA dan yang lainya perbulan kami terima Rp.70.360.000 juta rupiah,” Katanya.
” Berzakat memang wajib, namun ada juga infak dan shadaqah. Zakat tersebut tergantung dengan golongan ASN juga tidak semerta- Merta di ratakan jumlah juga, di potong dari pusat melalui sistem dari rekening mereka masing masing,” Tutupnya.
Liputan; RiL











