Direksi PD Anggro Selaparang Dituding Tidak Becus, Gerbang Kantor Bupati Lotim Pun Jadi Sasaran

Topikterkini.com.Lombok Timur-Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Majelis Penyelamat Organisasi (MPO) Cabang Lombok Timur gelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD dan Kantor Bupati Lombok Timur.

Ratusan masa aksi dari kader HMI MPO mendesak jajaran DPRD dan Bupati Lombok Timur untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja jajaran Direksi Perusahaan Daerah (PD) Agro Selaparang yang dituding tidak becus mengelola perusahaan, karena terus mengalami kerugian.

Pada aksi di kantor bupati, sempat terjadi sedikit gesekan antara aparat kemanan disaat jalannya demonstrasi, hingga mengakibatkan gerbang kantor bupati roboh dan di injak oleh masa aksi.

Gerbang kantor bupati pun di injak sampai tertidur di lantai tersebut, aparat pun akan mengangkat nya masa aksi pun memaksa naik di gerbang yang sempat di robohkan.

Masa minta evaluasi kinerja jajaran Direksi Perusahaan Daerah (PD) Agro Selaparang gerbang kantor Bupati pun jadi sasaran masa aksi Hinga di robohkan. Apakah benar menyuarakan ataukah ada kepentingan seseorang dibalik tersebut!

“DPRD Lombok Timur harus segera mengevaluasi Direksi PD Agro Selaparang, karena perusahaan itu terus membebani APBD,” kata Ketua Umum HMI Cabang Lombok, Zulhuda, Senin (21|11).

Dan salah satu bentuk perumpamaan itu, saat ini adalah kebijakan bupati untuk mengimbau kepada semua ASN lingkup Pemda Lombok Timur untuk membeli beras dari perusahaan daerah itu.

“Terakhir, bupati melalui BKPSDM memaksa ASN untuk membeli beras di PD Agro. Itu bentuk pemanjaan kepada perusahaan milik daerah yang sangat sakit dan tidak memberi manfaat kepada masyarakat dan Pemda Lombok Timur sendiri,” tegasnya.

Dari itu lanjut dia, DPRD Lombok Timur didesak sesegera mungkin membentuk panitia khusus (Pansus) untuk membedah penyakit PD Agro atau bahkan membuat rekomendasi pembubaran perusahaan daerah itu.

“Kami mendesak DPRD membentuk Pansus untuk melakukan evaluasi total dan membubarkan PD Agro yang tidak memberikan manfaat kepada daerah,” tukasnya.

Mendengar aspirasi itu, Ketua Komisi lll DPRD Lombok Timur, Hasan Rahman mengaku sepakat dengan tuntutan massa aksi, jika PD Agro Selaparang butuh dibenahi dan mendapat penanganan serius.

Masih kata dia, pihaknya akan menindaklanjuti tuntutan massa aksi dengan langsung mengagendakan rapat dengan eksekutif. “Kami akan segera agendakan rapat untuk membahas terkait tuntutan ini, yang salah satunya melakukan evaluasi dan membubarkan PD Agro,” kata politikus Golkar itu saat menemui massa aksi.

Bahkan Hasan Rahman berujar akan mengundang perwakilan perwakilan HMI dalam rapat yang diagendakan itu. Agar aspirasi dan tuntutan mengenai PD Agro itu disampaikan langsung di forum tersebut.

“Kami akan undang adik-adik di dalam rapat itu. Bagian sekretariat, mohon diprioritaskan, besok kita gelar rapat terkait tuntutan adik-adik ini,” tagasnya.

Mendapat jawaban yang cukup memuaskan, massa langsung long march dan melanjutkan aksi di depan Kantor Bupati Lombok Timur.

Di depan kantor bupati, massa aksi menyuarakan aspirasi yang sama dan ditemui oleh Asisten I Bupati Lombok Timur, M. Ahsan yang menyatakan aspirasi massa aksi akan dihimpun dan akan diteruskan ke pimpinan sebagai bahan evaluasi.

“Kami akan sampaikan aspirasi dari adik-adik ke pimpinan, sebagai laporan kami sebagai dasar dilakukan evaluasi,” bebernya.

Liputan; RiL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *