TOPIKterkini.com.|Palu, – Bupati Donggala, Dr., Drs. Kasman Lassa, SH., MH., AIFO, membuka secara resmi Sekolah Lapang Gempa Bumi (SLG) Kabupaten Donggala Tahun 2022, Pukul 09.25 Wita, Selasa (13/12/22). Kegiatan yang dilaksanakan di D’ Kalora Hotel & Resort, Kelurahan Silae, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu tersebut, mengambil tema “Membangun Masyarakat Kabupaten Donggala Tanggap Gempa Bumi dan Tangguh Tsunami.”
Dalam sambutannya, Bupati Donggala menjelaskan bahwasanya Sekolah Lapang Gempa Bumi merupakan sebuah perwujudan dari kesadaran akan pentingnya pada sebuah upaya pendidikan kebencanaan sedari dini. Dimana menurutnya, tragedi tiga tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 28 September 2018 silam, gempa dahsyat dengan kekuatan 7,4 Skala Richter, yang disebabkan oleh aktivitas sesar Palu Koro telah menimbulkan gelombang tsunami di sepanjang pesisir Pantai Barat Donggala dan Teluk Palu. “Sehingga belajar dari kejadian masa lampau, seharusnya kita mampu mengambil pelajaran dari peristiwa tersebut,” jelasnya.
Selain itu, Bupati Donggala menambahkan bahwa melaui hal tersebut setidaknya ada yang harus disadari yaitu Donggala merupakan daerah yang memiliki potensi bencana tsunami yang bersumber dari penunjaman lempeng di Laut Sulawesi, Teluk Palu dan sesar Palu Koro. Kemudian, Pemerintah dan masyarakat Donggala perlu membangun kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana tsunami.
“Olehnya terkait dengan adanya SLG, Pemda dan Masyarakat Donggala sangat mengapresiasi perhatian dari Pemerintah Pusat dalam hal ini BMKG serta BNPB yang hari ini menyelenggarakan Sekolah Lapang Gempa Bumi, yang mana semuanya itu dalam rangka membangun kapasitas Pemerintah dan Masyarakat Donggala, dalam membangun kesiapsiagaan atas bencana gempa bumi dan tsunami.” ujar Bupati.
“Kita juga patut bersyukur bahwa tahun 2020 BMKG sudah memasang perangkat penerima informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami, di kantor BPBD Kabupaten Donggala berupa seperangkat alat Warning Receiver System New Generation (WRSNG),”tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, anggota Komisi V DPR RI, Anwar Hafid, M. Si, yang hadir secara virtual menyampaikan bahwasanya kegiatan ini merupakan sebuah hal yang sangat penting, karena kita tahu persis bahwa daerah kita ini adalah daerah disaster. Dimana salah satu jalan keluar yang kita upayakan yaitu dengan melakukan Sekolah Lapang Gempa Bumi (SLG), yang diprakarsai oleh BMKG dan tentu atas fasilitas dan persetujuan Bapak Bupati.
Olehnya pada kesempatan yang baik ini, sebagai salah satu mitra dari BMKG di Komisi V DPR RI, saya sangat berharap bahwa Sekolah Lapang Gempa Bumi (SLG), akan terus kita masukan khususnya bagi kita yang berada di daerah-daerah yang dilewati oleh jalur patahan Palukoro yang memang hampir keseluruhan Wilayah Sulawesi Tengah.
Anwar Havid juga mengajak kepada seluruh peserta, agar manfaatkan waktu yang baik ini untuk mengikuti seluruh materi yang akan disampaikan oleh para narasumber, sehingga Insya Allah dari pengetahuan tersebut, kita bisa menempatkan diri menjadi agen-agen penyebar informasi berkaitan dengan bagaimana cara kita mengantisipasi ketika terjadi bencana baik gempa bumi maupun tsunami.
Diakhir sambutannya Anwar Hafid juga mengapresiasi Bupati Donggala. Beliau menjelaskan bahwa Bupati Donggala adalah orang yang sangat visioner dan orang yang sangat peduli dengan kondisi yang mengancam keselamatan rakyatnya.
Tampak hadir pada kegiatan itu, Pabung Donggala Letkol Inf.Jufri Halimu S.E, Kabag Ops Polres Donggala, AKP. Syahrul Alamsyah, Kepala Balai Besar Wilayah IV BMKG, Irwan Slamet S.T, M.Si, Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas 1 Palu, Sujabar S.T, Kepala BPBD Donggala, Dr., Ir., H. Akris Fattah Yunus M.M, Kepala Stasiun Meteorologi Sis Aljufri Palu, Nur Alim S.Si, Pimpinan Harian Radar Sulteng, H.Kamil Badrun AR S.E, M.Si, Kepala LPP TVRI Sulteng (Ruslan S.E), Kepala LPP RRI Kota Palu, M.Yusri Darto, Danramil 1306-06/Banawa, Lettu Inf.Idin Nando, Kapolsek Banawa, Iptu.Yulita Cheny Badar, Camat Banawa, Rustam S.H, Kasat Polairud Donggala, Iptu. Rislan dan Danposal Donggala, Letda Laut (E) Mosis Sulis.(Sumber: Prokopim)
Laporan : Alir











