TOPIKterkini.com – KOLAKA | Tim Percepatan Pembangunan Kawasan Industi PT. Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) menargetkan pembebasan lahan prioritas utama harus tuntas pada pertengahan tahun 2023 ini. 2.000 hektare lahan prioritas utama sebagai lokasi pembangunan sudah dibebaskan. Hal itu disampaikan Manajemen PT IPIP. Dr. Saefuddin Muslimin, S.AB, M.M, saat ditemui media ini (16/3/23).
Saefuddin Muslimin mengatakan, bahwa saat ini pihaknya masih fokus pada pembebasan lahan. Pihaknya menargetkan pertengahan tahun 2023 dimulai pembangunan fasilitas pendukung seperti mess karyawan, pembangkit listrik dan fasilitas awal lainnya.
“Target pembangunan kawasan ini harus dimulai tahun ini dengan harapan tahun 2024 sudah berproduksi” kata Saefuddin.
Lokasi pembangunan kawasan industri di Kecamatan Pomalaa terdapat di Desa Oko-oko, Sapura dan Desa Lamedai serta sudah dilaksanakan sosialisasi ketiga desa itu
“Kegiatan sosialisasi sudah dilaksanakan dan dibantu Pemda Kolaka,” ujar Saefuddin
Kemudian PT. IPIP akan merekrut tenaga lokal dan pihaknya akan memberikan prioritas bagi pemilik lahan sebagai karyawan.
“Sebagai wujud pemberdayaan masyarakat, PT IPIP akan merekrut tenaga kerja minimal 40 ribu orang secara bertahap. Tenaga kerja yang direkrut adalah tenaga lokal dan non lokal dengan mengacu pada peraturan yang berlaku,” ungkapnya
Olehnya itu, PT. IPIP berharap agar masyarakat khususnya kepada pemilik lahan sekiranya dapat bekerja sama dengan baik dalam hal pembebasan lahan sehingga pembangunan dapat segera berjalan sesuai harapan.
“Semoga pembebasan lahan bisa tuntas. Atas kerja sama semua pihak, pemilik lahan, masyarakat dan pemerintah daerah kami ucapkan banyak terima kasih,” tutup Saefuddin.
Sementara itu, salah satu warga Desa Oko-oko inisial (D) mengatakan, pada prinsipnya kami mendukung pembangunan industry smelter di Pomalaa karena dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar dalam hal pemberdayaan tenaga kerja lokal nantinya
“Hadirnya PT IPIP di daerah Pomalaa menjadi angin segar bagi masyarakat sekitar, Intinya peningkatan ekonomi,” tutupnya (***Redaksi)











