Topikterkini.com.|kabupaten Nias Utara — Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Ono Niha disingkat Mahoni menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Nias Utara dan Gedung DPRD dengan membawa berbagai isu strategis mengenai manajemen pemerintahan serta kualitas pelayanan publik di Kabupaten Nias Utara, Kamis (13/04/2023).
Di depan peserta aksi, dalam sambutannya Bupati Nias Utara mengapresiasi penuh aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Aliansi Mahoni, karena telah mewakili kepentingan masyarakat untuk bersuara.
“Yang konstruktifnya ini positif, bagaimana masalah benar-tidaknya, tentunya ada penjelasan dari kami nanti. Tentunya apresiasi kami sampaikan dan serta kami ucapkan terimakasih.” Ucap Bupati Nias Utara
Namun, sebaliknya terjadi, beberapa Tim Sukses Amizaro Waruwu justru tidak selaras mendukung aksi ini. Berbagai tafsir liar dan perkataan menuding, tak jarang ada yang membuli. Padahal sebenarnya, Tim Sukses yang pro pemerintah itu harus selaras dan mengkomunikasikan ucapan apresiasi Bupati. Hal ini terbukti dari beberapa postingan Tim Suksesnya itu, dan pemberitaan yang tidak sesuai pada saat aksi unjuk rasa terjadi.
“Saya heran saja, orang luar ikut campur urusan daerah kami!” tulis Edward Firman Firdaus Lahagu di postingan facebooknya.
“Modal fekoro ba fabee mbawa dan fadaawa tanpa data, ngaung pun tak jelas. Tapi katanya kaum intelek, mana?” tulis Edy Zega di akun facebook miliknya.
Dari konfirmasi awak media, Pimpinan Aksi unjuk rasa Aliansi Mahoni, Bung Pandu Zebua, mengatakan bahwa ia sangat menyayangkan Tim Pendukung Bupati Nias Utara dengan Bupati Amizaro Waruwu tidak selaras dalam penyampaian pernyataan.
“Saya dan kawan-kawan sangat menyayangkan sikap dan tudingan liar Tim Pendukung Bupati Nias Utara, karena tidak selaras pendapatnya dengan Bupati Amizaro Waruwu, padahal Bupati Nias Utara apresiasi dan ucap terimakasih kepada peserta aksi, bukan malah buat pernyataan terbalik.” Seru Pandu dengan nada kesal.
Meskipun sempat terjadi kericuhan, akibat suasana yang dinamis, namun tidak begitu lama karena peserta aksi tetap tertib, dan pihak pengamanan segera mengkondusifkan.
Editor: Afdika Permata Lase











