KOTA PALU

Basarnas Palu Apel Siaga SAR Khusus Jelang IdulFitri, 87 Tim SAR di Siagakan

81
×

Basarnas Palu Apel Siaga SAR Khusus Jelang IdulFitri, 87 Tim SAR di Siagakan

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.PALU – Untuk mendukung kelancaran arus mudik hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah, Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Palu melaksanakan apel Siaga SAR.

Apel siaga SAR tersebut dilaksanakan serentak oleh seluruh Kantor SAR di Indonesia pada Kamis (13/04/23).

Pelaksanaan Apel Siaga SAR dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan, Andrias Hendrik Johannes bertindak sebagai inspektur upacara.

Siaga SAR khusus Idul Fitri ini dilaksanakan selama 20 hari. Terhitung sejak hari ini Kamis, 13 April 2023, sampai dengan 3 Mei 2023, dengan puncak gelombang arus mudik diperkirakan terjadi sejak tanggal 19 April 2023 dan prediksi arus balik mudik gelombang pertama pada tanggal 24 – 25 April, dan gelombang kedua pada tanggal 30 April sampai 1 Mei 2023.

Pada pelaksanaan Siaga SAR khusus tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu akan melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap aktivitas masyarakat di sejumlah titik lokasi.

Seperti pelabuhan penyeberangan, lokasi wisata, dan lokasi yang melibatkan masyarakat disinyalir mengalami peningkatan kepadatan pengunjung.

Seperti tahun sebelumnya, seluruh personil Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu yang berjumlah 87 orang dilibatkan dalam kegiatan siaga SAR khusus, baik personil yang berada di Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu maupun yang berada di Pos SAR dan unit Siaga SAR.

Sementara itu alut SAR yang digunakan dalam siaga SAR khusus, mencakup alut SAR secara keseluruhan seperti kendaraan roda empat, kendaraan roda dua, Rigid Implatable Boat (RIB) dan KN. SAR Bhisma yang saat ini bersandar di pelabuhan Luwuk dan akan mengcover wilayah Luwuk dan sekitarnya.

Lebih lanjut Andrias berharap, untuk mengantisipasi saat membutuhkan layanan SAR, masyarakat harus menyimpan nomor emergency call

” Saya harapkan kepada masyarakat untuk menyimpan nomor emergency call 115 Basarnas di ponsel untuk mengantisipasi agar saat membutuhkan layanan SAR agar menghubungi nomor tersebut dimana emergency call 115 merupakan layanan bebas pulsa,” kata Andrias.

Laporan: Sukri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *