Topikerkini.com.Palu – Korban kekerasan seksual anak dibawah umur yang terjadi di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) beberapa waktu lalu, saat ini tengah menjalani perawatan insentif dari Dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata Palu.
Dokter mengungkapkan sementara ini korban telah ada perkembangan saat diberikan obat-obatan, sehingga operasi pengangkatan rahim tidak akan terjadi.
“Karena perkembangan obat cukup bagus kalau dipertimbangkan tindakan-tindakan operasi, itu ada hal yang bisa kurang baik buat pasien. Sehingga diputuskan saat ini diberi pengobatan, itu sudah pertimbangan luar biasa dari tim dokter,” ungkap Direktur RSUD Undata, drg Herry Mulyadi. Jumat,(09/8/23).
Menurut drg Herry Mulyadi, kita melihat jangka panjang, jadi kita melihat sosok anak ini Masi membutuhkan harapan yang lebih baik. Sehingga kita sebagai tim medis mengambil resiko yang paling kecil dalam mengambil tindakan.
“Melihat kondisi ternyata dengan memberikan pengobatan relatif itu cukup signifikan perubahan-perubahan. Insya Allah mudah-mudahan tidak akan dilakukan operasi,” pungkasnya.
(Sukri).











