TOPIKTERKINI.COM|BANJARBARU
BANJARBARU – Perpisahan Kelas IX SMPN 6 Kota Banjarbaru diwarnai dengan suasana bahagia dengan hati yang berduka, Selasa (13/06/2023).
Dalam suasana bahagia dengan hati yang berduka, terdapat salah satu siswa yang tidak bisa mengikuti kegiatan perpisahan ini dikarenakan satu bulan sebelum perpisahan telah meninggal dunia akibat tabrak lari oleh mobil yang belum bertanggung jawab setelah korban pulang bekerja dan sedang menunggu temannya mengisi bensin.

Acara perpisahan ini dihadiri orang tua siswa, siswa yang lulus, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan tokoh masyarakat sekitar.
Didalam acara perpisahan yang terdapat siswa meninggal dunia akibat ditabrak lari diwakili oleh ibunda putranya untuk mengambil maju kedepan panggung untuk tanda kelulusan anaknya.
Saat penyerahan tanda kelulusan kepada ibunda anaknya, suasana duka pun meliputi sekitar.
“Saya berharap semoga pelaku tabrak lari bisa mempertangung jawabkan setidaknya kata “MAAF” dan ini adalah satu-satunya putra saya, semoga pelaku bisa cepat sadar dan berserah diri karena kita juga tau bahwa itu tidak disengaja, kami selaku keluarga sudah ikhlas namun juga berharap pelaku setidaknya ada itikad baik, bisa melalui kepala sekolah dan wali kelas untuk bertemu” Ungkapnya.
Sebelumnya, saksi mengatakan bahwa mobil yang melakukan tabrak lari berasal dari arah kota banjarmasin menuju kota banjarbaru pada pukul skj 05.00 (17/05/2023).
menurut saksi, mobil yang melakukan tabrak lari diduga mobil type brio berwarna silver dengan nomer plat depan KH.
“Korban bersama temannya pada saat itu sedang berada di pinggir jalan sedang menunggu temanya isi bensin, tiba – tiba ada mobil cepat dari arah kota banjarmasin nambrak mereka yang posisinya lagi diam dipinggir jalan, saat itu temen korban langsung teriak karena korban sudah terbang setelah ditabrak dari lokasi awal sekitar puluhan meter dan kepalanya terkena tiang disekitarnya”. Ungkap salah satu guru yang bersumber dari teman korban
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawa korban tidak bisa terselamatkan lagi.
Saat ini, sudah hampir 1 bulan keluarga korban sedang menunggu itikad baik pelaku tabrak lari dan berharap semoga pelaku cepat sadar dan berkunjung dengan mengakuinya.
Penulis : AW
Editor : Nanda











