TOPIKTERKINI.COM|KALIMANTAN SELATAN
BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten atau kota adalah lembaga perwakilan rakyat daerah yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah kabupaten atau kota.
DPRD kabupaten atau kota terdiri atas anggota partai politik peserta pemilihan umum yang dipilih melalui pemilihan umum.
Dugaan oknum DPRD Kota Banjarmasin melakukan perjalanan fiktif yang memebabankan anggaran negara.
Adanya informasi yang dihimpun dari sumber, bahwa adanya tim anggaran yang berangkat ke palangkaraya tanpa ada agenda sebelumnya pada hari, Jumat (18/08/2023).
Sebelumnya, ada oknum DPRD Kota Banjarmasin yang diduga pernah diperiksa kejaksaan tahun lalu pada masa covid – 19 akibat melakukan perjalanan tanpa diagendakan.
Belum diketahui dugaan agenda apa yang diharuskan berangkat tanpa diagendakan.
Saat ini pewarta media sedang konfirmasi terkait perihal ini apakah benar atau tidak di lingkungan DPRD Kota Banjarmasin.
Polemik dugaan adanya perjalanan fiktif yang dilakukan oleh oknum DPRD Kota Banjarmasin ,dinilai merupakan suatu kegiatan pemborosan anggaran dengan indikasi penyalahgunaan anggaran.
Informasi yang dihimpun dari seorang narasumber ini menyebutkan bahwa adanya dugaan keberangkatan dari Tim anggaran berjumlah 20 Orang yang akan bertolak menuju Palangkaraya pada tanggal (18/08/2023).
Mendapati informasi ini, Beberapa pewarta media langsung mencoba meminta konfirmasi kepada Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Harry Wijaya,S.H,M.H melalui pesan Whatsapp pada tanggal (17/08/2023) setelah mendapatkan informasi tersebut.
Pesan yang dikirimkan via Whatsapp yang berisikan informasi tersebut tidak langsung mendapat respon dari Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Pewarta media mendapatkan respon ketika pada tanggal (18/08/2023) dan kembali mengirimkan pesan Whatsapp.
Kemudian, Pesan yang dikirimkan oleh salah satu pewarta media mendapat balasan oleh Ketua DPRD Kota Banjarmasin.
Ketua DPRD Kota Banjarmasin menyampaikan arahannya untuk mengkonfirmasi terkait informasi tersebut melalui Sekwan ( Sekertaris Dewan ) Iwan Ristianto AP, M.AP .
Menurut Iwan, mengenai informasi tentang keberangkatan itu pihaknya membenarkan, Ia menuturkan bahwa keberangkatan tersebut dalam rangka Banmus ( Badan Musyawarah ) yang mana kegiatan tersebut memang rutin diadakan setiap bulannya.
Dirinya juga menjelaskan bahwa perjalanan dinas ini merupakan bagian dari kegiatan yang dinamakan Banmus, Banmus ini merupakan kegiatan rutin setiap bulannya dan dilaksanakan diminggu terakhir pada bulan berjalan yang ditentukan melalui rapat pimpinan dengan dihadiri seluruh fraksi
“Jadi ada namanya Banmus ( Badan Musyawarah ), dan dilaksanakan tiap bulan, Kemudian itu ditentukan jadwal, Jadwal kegiatan anggota dewan ini di bulan berikutnya, misal contoh bulan ini, bulan depankan september, berarti kita mengadakan Banmus dibulan ini”. Terangnya
“Diketahui bahwa, Agenda keberangkatan diduga di minggu terakhir di bulan berjalan, untuk melakukan kegiatan dibulan berikutnya, itu salah satunya perjalanan dinas keuar daerah, Banmus itu tak hanya itu ada Rapat Dengar Pendapat ( RDP ) dengan masyarakat, sidang,rapat-rapat masalah anggaran. Banmus itu.” Tambahnya.
Iwan Ristianto juga menjelaskan bahwa memang benar ada kegiatan tersebut, dan hal itu sudah melalui tahap rapat pimpinan.
“Nah jika disebutkan ada tidaknya kegiatan Banmus, memang benar , tapi sudah dibenarkan dengan kegiatan rapat pimpinan, dan aturannya pun sudah disebarkan kepada semua anggota, komisi, Tapi sebenarnya polemik ini sebenarnya mereka yang melaporkan itu juga tau, tata caranya itu, cuma ingin membesar-besarkan aja diluar, supaya apa, karena ada ketersinggungan, kedua tidak terjadwalkan, tapi oke lah itu tidak ada hubungannya, karena kami seketariat ini hanya menyiapkan, memfasilitasi saja.”
Ia juga menyampaikan perihal siapa saja yang berangkat, Iwan menuturkan bahwa keberangkatan ini diwakilkan oleh perwakilan dari beberapa fraksi.
“Yang berangkat itu beberapa dari fraksi, jd sebenarnya komisi itu representasi dari perwakilan dari masing-masing fraksi, salah satu alat yang berangkat, perwakilan dari masing-masing fraksi.” Jelasnya.
Dirinya juga menyampaikan bahwa kegiatan ini dibatalkan dikarenakan muncul polemik tentang keberangkatan anggota dewan ini.
“Rencana ada keberangkatan, tapi ternyata dengan adanya polemik ini, pimpinan memutus, udah ga jadi berangkat, ya ga jadi berangkat semua.” Ujarnya
Ketika awak media menanyakan kenapa polemik bisa muncul padahal kegiatan ini merupakan agenda rutin yang sudah dilaksanakan setiap bulannya dan diketahui seluruh anggota, dirinya menjelaskan bahwa polemik ini terjadi karena ada yang tidak senang.
“Jadi polemik ini terjadi kan dianggota dewan sendiri, biasa anggota dewan ini berangkat bareng, nah jadi ada yang tidak senang, Karena ditinggal, itu aja sebenarnya, polemiknya itu aja sebenarnya. “Ungkapnya.
Pewarta media juga mengkonfirmasi alasan pembatalan dari kegiatan Banmus karena munculnya polemik di internal anggota dewan, padahal menurut keterangan dari Sekwan sendiri, kegiatan ini merupakan agenda rutin. Dengan kata lain kegiatan ini sudah pernah diadakan pada bulan-bulan sebelumnya, sewajarnya tidak akan mempengaruhi kegiatan yang sudah diagendakan.
” Jadi biasa di dewan ini saya perhatikan,saya masalahnya kerja disini, ada yang tidak terjadi seperti ini sebelum-sebelumnya, pernah juga seperti itu, pas kebetulan yang ditinggal itu yang tadi, biasanya yang berangkat itu tidak masalah, kalo dia berangkat tidak masalah.” Jelas Sekwan.
Iwan Ristianto juga kembali mengungkapkan bahwa kegiatan keberangkatan ini berupa perjalanan dinas ini mempunyai jadwal yang fleksibel, tidak seperti pernyataannya pada awal wawancara yang menyebutkan bahwa kegiatan ini mempunyai jadwal diminggu terakhir dibulan yang berjalan.
Saat pewarta menanyakan lebih dalam mengenai bentuk terperinci dari kegiatan ini, Sekwan menjelaskan bahwa kapasitas dirinya hanya sebagai jembatan penghubung antara para anggota dewan dengan media, ia juga mengatakan bahwa untuk informasi yang lebih dalam bukan merupakan ranahnya.
Hingga berita ini diterbitkan para pewarta media masih menunggu konfirmasi dari Ketua DPRD Kota Banjarmasin untuk bisa muncul dan menjawab beberapa pertanyaan yang lebih detail mengenai hal ini.
Penulis : SI
Editor : Nanda
Sumber Ilustrasi Foto : Kaltengoke











