BUOL

Bangun Ekosistem dan Semangat Baru Perfilman di Buol, FKB di Deklarasikan

78
×

Bangun Ekosistem dan Semangat Baru Perfilman di Buol, FKB di Deklarasikan

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.Buol – Perkembangan dunia perfilman cukup pesat, dari yang dulunya menggunakan film seluloid hingga di era digital sekarang. Hal ini menunjukkan bahwa ketertarikan orang di dunia film cukup tinggi, ditambah dengan berdirinya pendidikan dan industri film yang kian banyak.

Berdirinya komunitas-komunitas pecinta film diberbagai daerah dan juga ajang untuk mengapresiasi karya di dunia perfilman dalam FFI (Festival Film Indonesia) menunjukan betapa antusiasnya masyarakat dengan dunia perfilman.

Hal ini yang menginspirasi para penggiat seni di Kabupaten Buol Sulteng mewujudkan wadah bagi pecinta dunia perfilman untuk menikmati dan melestarikan sejarah perfilman di Indonesia khususnya di Kabupaten Buol.

Adalah Komunitas Film Meker Buol atau yang disingkat KFB resmi terbentuk dan dideklarasikan tepatnya kamis (7/9/2023) bertempat di RM Dapur Alfurqon, kelurahan Kali, Kecamatan Biau. Komunitas Film meker Buol dideklarasikan oleh para Sineas, konten Kreator dan para pencinta Film Pendek, Dokumenter serta Vloger muda kota Buol seperti Rudianto, Emil Salim, Fikri Kanoli, Mirawati, Roely Marikut, Rahmat Salakea, Mutaqin, Asari Ali, Tiam Pohu, serta para pencinta Film Pendek seperti Sumi jafar, Rubiah Jafar, Imran Suleman dan Akhym Karim.

Kepada media ini, Rudianto salah satu penginisiator deklarasi KFB bersama para sineas lainnya menjelaskan kehadiran Komunitas ini sebagai upaya membangun ekosistem baru dan semangat baru perfilman di kota Buol yang baik dan maksimal dengan bakat-bakat yang saat ini mulai bermunculan seiring dengan perkembangan zaman.

“ Apa yang kita lakukan ini merupakan momentum praktek dan manifesto yang turut serta menjadi bagian dari deklarasi. Diharapkan lahirnya komunitas ini menjadi kekuatan harapan gerakan yang sinergi bersama para sineas muda dan stakeholder perfilman di Buol,” ujar Rudianto yang dikenal sebagai sutradara dan youtuber di buol.

Dimomentum itu, Ruslan Panigoro yang dimandatkan dan ditetapkan menjadi ketua Komunitas Film Meker Buol (KFB). Kata dia, manifesto komunitas film meker ini mencakup beberapa hal utama, yakni mendukung ekosistem sinema yang sehat dan berkelanjutan, membangun jaringan sinema yang kuat dan menyeluruh, juga keterbukaan dan aksesbilitas sineas terakhir, menghasilkan karya sinema atau film pendek dan documenter dengan identitas kabupaten Buol.

“ saat ini film Indonesia baik film pendek, dokumenter dan film layar lebar semakin baik dan berprestasi di ajang-ajang festival nasional maupun internasional. Ini memicu kami untuk menggalang kekuatan teman-teman filmaker muda Buol melahirkan karya film yang baik dan berprestasi sehingga bisa mengikuti berbagai festival nasional maupun lokal, perfilman Buol harus bangkit, ”kata uchan, sapaan akrabnya.

Sementara itu untuk komposisi struktur pengurus Komunitas Film Meker Buol (KFB) 2023-2025 posisi ketua dijabat Ruslan Panigoro, Wakil ketua Roely Marikut, Sekretaris Rudianto, Wakil sekretaris Mirawati dan Bendahara Rubiah Jafar, Wakil Bendahara Trisya, sedangkan untuk pengarah/ pengasuh diantaranya Munawir A. Nouk, S,STP, MM saat ini menjabat Sekwan DPRD Buol, Kadis Porapar DR Tonang malongi, MA, Kadis Dikbud Drs. Abdullah Lamase, M,Pd,I, kaban Bapenda Wahyusetiabudi, SH, M.H, Inspektur Inspektorat Wahida, SE, Kadis Kominfo Suondo Sanua, S.Sos, Kabid Ketahanan Pangan, Sumi Jafar, S,Sos, IPDA Ridwan, S. IP, Bripka Romi Kadadia, S.IP, Emil Salim, S,Pd, Asari Ali, S.Pd, Karmila Batalipu, S.Sos, MM dan Aipda Hamdun SDB dan Suparman Marhum.

Dalam waktu dekat, Komunitas Film Meker Buol akan menggelar rapat penyusunan kepengurusan lengkap serta strategis planning untuk mengukuhkan pengurus dan perancangan program kerja jangka pendek, menengah dan panjang, program kerja ini akan mencakup 3 program utama yakni pelatihan untuk peningkatan kapasitas sineas, kajian atau analisis film, serta eksebisi.

“ kami membuka pintu lebar-lebar bagi teman-teman sineas Buol untuk bergabung. Mari kita majukan perfilman di Buol, bersama-sama membuat film bagus, menikmati film bagus, serta menjual film bagus karya anak Buol,” ujar Rudianto diamini Roely Marikut selaku ketua dan sekretaris panitia pelaksana Pengukuhan KFB.

Adapun kelengkapan struktur komunitas filmeker Buol ini terdiri dari Divisi Produksi, Divisi Pemasaran, Divisi Teknis dan Divisi konten Kreator.

Editor: HS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *