NTB

Fahri Hamzah; Kader Partai Gelora Harus Loyal Kemasyarkat Jangan Loyal ke Pejabat

99
×

Fahri Hamzah; Kader Partai Gelora Harus Loyal Kemasyarkat Jangan Loyal ke Pejabat

Sebarkan artikel ini

TOPIKTERKINI.COM.LOMBOK TIMUR—Wakil ketua umum partai Gelora Fahri Hamzah ingatkan para kader partai Gelora perihal perjuangan yang mempunyai pengaruh besar adalah perjuangan yang sangat berat, setiap kader partai Gelora yang di usung jika nantinya naik harus loyal terhadap Rakyat.

Hal itu di sampaikan pada kunjungannya di salah satu kediaman kader partai Gelora sekaligus calon Dprd Provinsi NTB yaitu Zamroni di desa Mamben Daya Kecamatan Wanasaba, acara ini antusias di hadiri masyarakat sekitar Mamben Daya dan tak luput juga ikut serta hadir mendampingi ketua DPW, Wakil ketua DPW dan Ketua DPD

31/12/2023.

Fahri Hamzah mengatakan, ini orang – orang yang mempunyai pilihan, kita bisa memilih untuk sembunyi atau memilih untuk memiliki dampak lebih luas atau pengaruh yang besar, di antara perjuangan yang sulit itu adalah untuk punya pengaruh yang lebih besar itu berat, Ucap, Fahri Hamzah.

Ia mengingatkan terhadap kader partai, jika sudah terpilih untuk loyal terhadap Negara, pejabat jika nanti sudah terpilih maka loyal itu berhenti dalam pengertian tidak ada lagi komando struktural kepada yang bersangkutan, karena yang bersangkutan di pilih oleh rakyat untuk memimpin bangsanya sehingga yang harus di dengar dan di layani adalah masyarakat.

“Dari awal partai Gelora kita tidak minta loyalitas terhadap pejabat publik yang datang dari Partai Gelora, bahkan kami termasuk yang mengusulkan jika bisa nanti sebuah sistem di DPR dan DPRD tidak ada sistem fraksi agar tidak ada komando struktural dari partai kepada anggota DPR, “Katanya.

Di ungkapkannya juga, hal itu selama ini yang menjadi masalah banyak sekali anggota Dewan setelah terpilih yang mendapat mandat dari rakyat setelah terpilih bukan lagi mengurus Rakyat, kerjaanya itu membesarkan Partai katanya tapi pada dasarnya yang di lakukan adalah melayani pimpinan partainya sehingga tak lagi melayani masyarakat.

“Partai Gelora tidak mau yang seperti itu, kemewahan kami adalah jika ada dewan kami, cukup membanggakan kami dengan di cintai oleh rakyatnya, dan di banggakan rakyatnya itu yang menjadi kebanggaan kami di Partai Gelora,” Jelasnya.

“Sistem politik yang seperti itu harus di koreksi di masa yang akan datang,” Ujarnya.

“Partai Gelora mempunyai cita cita ingin menjadikan Indonesia super power baru, kita harus mempunyai mimpi baru sebagai Bangsa maka kita tidak akan bisa menjadi Negara besar,”Tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *