Dekan FKM Untad Lepas Peserta Bina Desa KKNT MBKM di Desa Pandere Kabupaten Sigi

Topikterkini.com.Sigi – Program studi Gizi Fakultas kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Tadulako menurunkan mahasiswa di desa Pandere kecamatan Gumbasa kabupaten Sigi melaksanakan kegiatan Bina Desa / Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), merupakan salah satu kebijakan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.Kebijakan tersebut diantaranya adalah Hak Belajar Tiga Semester di Luar Program Studi.

Program tersebut merupakan amanah dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, ristek dalam rangka peningkatan mutu pembelajaran dan lulusan pendidikan tinggi.

Kegiatan bina desa / KKNT MBKM dengan tema “Edukasi dan Inovasi Produk Pangan Fungsional Bagi Ibu Hamil Dan Anak Stunting “ diawali dengan pelaksanaan rekruitmen mahasiswa sebagai peserta Bina Des:KKNT MBKM dan pada tanggal 1-3 Juli 2024 dilaksanakan pembekalan.

Dekan FKM Untad Prof. Dr. H. Nurdin Rahman.,M.Si.,M.Kes, dalam sambutannya saat membuka pembekalan dan melepas mahasiswa peserta Bina Desa/KKNT MBKM, mengharapkan agar kegiatan ini dapat memberikan peluang kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan gizi yang diperoleh di kelas, sekaligus melaksanakan amanah percepatan penurunan stunting serta dapat meningkatkan Indikator Kinerja Utama (IKU) FKM Untad khususnya IKU 2 yakni Mahasiswa Mendapat Pengalaman di Luar Kampus. ujar dekan FKM.

Sementara itu, ketua tim pelaksana, Dr. Jamaludin Sakung, S.Pd, M,Kes, yang juga sebagai dosen pendamping kegiatan Bina Desa/ KKNT MBKM, kepada Strategi News mengatakan, bahwa dipilihnya desa pandere menjadi salah satu lokasi pelaksanaan adalah merupakan mitra pengabdian masyarakat yang didanai oleh Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian Masyarakat.

DRTPM Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi.
Lebih lanjut Dr. Jamaludin Sakung, S.Pd, M,Kes, bahwa kegiatan ini direncanakan mahasiswa berada di desa pandere selama 3 (tiga) bulan 4 Juli – 4 Oktober 2024 dengan durasi waktu 765 jam (berdasarkan konversi 1 SKS dengan waktu 45 jam) sehingga rekognisi mata kuliah yang diperoleh mahasiswa sebanyak 17 SKS.

Bentuk kegiatan diantaranya: Pendampingan Gizi dan Kesehatan pada Anak Stunting, Peningkatan Produktivitas Tanaman Pangan, Pendampingan Tata Kelola Produksi DASHAT (Dapur Sehat atasi Stunting), Edukasi Pendampingan Kesehatan dan Gizi Remaja Putri, Edukasi Pendampingan Kesehatan dan Gizi Calon Pengantin, Edukasi dan Pendampingan Kesehatan dan Gizi Ibu Hamil dan Intervensi Produk Inovasi Pangan bagi Anak Stunting.
Kamis, 4 Juli 2024 mahasiswa bina desa / KKNT MBKM berjumlah 7 (tujuh) orang diterima oleh kepala desa Pandere bapak Darlan,SP dan Mentor kegiatan bapak Ashar, ujar Dr. Jamaludin Sakung, SPd, M,Kes.

Laporan: Ari Daud.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *