CN Mudah Diakses Menjadi Penyebab Ratusan Korban Tragedi Longsor di Tambang Rakyat Suwawa Timur? 

Topikterkini.com.|Gorontalo – Tragedi tanah longsor yang menimpa lokasi tambang rakyat di Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, telah menelan ratusan korban.

Para penambang yang datang dari berbagai daerah terkena dampak bencana alam ini, yang diduga disebabkan oleh intensitas curah hujan yang tinggi.

Material tanah tidak lagi mampu menahan debit air yang banyak, sehingga menyebabkan tanah longsor. Kondisi bukit yang sudah keropos juga memperburuk situasi ini.

Dampak di Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), empat orang dari Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara turut menjadi korban. Dari keempat korban tersebut, dua orang dilaporkan selamat, sementara dua orang lainnya meninggal dunia akibat tertimbun tanah longsor.

Penyebab dan Faktor Risiko

Penyebab utama tanah longsor ini akibat intensitas curah hujan yang tinggi. Namun, penggunaan bahan kimia beracun, seperti Cianida (CN), dalam pengelolaan tambang rakyat juga menjadi faktor risiko signifikan. Penggunaan CN secara ilegal telah marak di daerah tersebut, memicu banyaknya penambang emas dari berbagai daerah yang mengadu nasib di lokasi tambang yang dipercaya kaya akan logam emas.

Pengawasan yang Lemah

Aktivitas tambang yang menggunakan sistem pengolahan dengan racun berbahaya seperti Cianida mendapat sorotan akibat lemahnya pengawasan dari pemerintah setempat.

Peredaran bahan kimia berbahaya ini tidak terkendali, sehingga menimbulkan risiko besar. Pasalnya hal itu mengundang daya tarik tersendiri bagi banyak warga yang berprofesi sebagai penambang untuk datang di daerah yang dianggap mudah mendapatkan bahan kimia penting dalam pengelolaan emas.

Tragedi longsor di Suwawa Timur adalah sebuah peringatan akan bahaya yang mengintai di balik aktivitas tambang rakyat yang tidak terkendali. Animo masyarakat diberbagai daerah terdorong akibat mudahnya mengakses bahan berbahaya jenis CN.

“Tindakan tegas dari pemerintah untuk memperbaiki sistem pengawasan dan memastikan keselamatan para penambang sangat di perlukan terlebih keluar masuk CN Ilegal,” Ungkap sumber yang tidak ingin namanya ditulis.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed