
PADANG PANJANG,– LPM Kampung Manggis menjadi perwakilan Kota Padang Panjang di tingkat provinsi, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) yang dinilai oleh Tim Penilai Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Sumatera Barat pada hari Rabu tanggal 7 Augustus 2024.
Tim Penilai diketuai oleh Kepala Bidang Kelembagaan Masyarakat dan Adat DPMD, Quartita Evari Hamdiana, SKM, MM yang disambut langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang, Dr. Winarno, ME, beserta Ketua Bidang I TP-PKK Kota, dr. Fitriyana Winarno, Sp.A, M.Biomed, Serta Kepala Dinas Sosial Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPKB-PPPA), Drs. Osman Bin Nur, M.Si.
Dalam sambutannya Winarno menyampaikan, bahwa sebagai lembaga yang bermitra dengan Pemerintah Kelurahan, diharapkan LPM mampu menampung dan mewujudkan aspirasi dan partisipasi serta kebutuhan masyarakat di bidang pembangunan. Hal ini adalah karena LPM sebagai organisasi yang memiliki sifat konsultatif dengan lembaga atau organisasi kemasyarakatan lainnya.
“LPM di Kota Padang Panjang selalu aktif, kompak, partisipatif, kreatif dan inovatif dalam setiap kegiatannya dengan Pemerintah Daerah khususnya di kelurahan. Halo ini terbukti dengan banyaknya program dan inovasi Kelurahan Kampung Manggis yang merupakan swadaya masyarakat bersama LPM,” demikian disampaikannya.
Adapun di antara program dan inovasi Kelurahan Kampung Manggis yang merupakan swadaya masyarakat bersama LPM, di antaranya adalah permainan anak nagari dalam pengembangan seni budaya Minangkabau, wisata Sungai Sampah, wisata Gua Batu Batirai, wisata alam Aia Tajun Tujuah Tingkek, wisata alam “Bungo Langka”, budidaya maggot, budidaya ikan lele dan ikan nila, wisata agro ternak ayam kub, pembuatan eco enzyme dan lainnya.
Sebelum menjadi perwakilan Padang Panjang di tingkat provinsi, Pemko sudah melakukan penilaian serupa di tingkat kecamatan dan kota. Dalam kegiatan tersebut, LPM Kampung Manggis berhasil menjadi LPM Berprestasi Tingkat Kota Padang Panjang tahun 2024.
“Semoga LPM Kampung Manggis ini dapat menjadi yang terbaik dan mewakili Sumbar dalam perlombaan tingkat nasional serta menjadi motivasi untuk terus berbuat lebih baik lagi bagi Kota Padang Panjang,” harapnya.
Beberapa indikator yang menjadi penilaian LPM Berprestasi ini, di antaranya adalah legalitas kelembagaan, sarana dan prasarana, administrasi kelembagaan, sumber pendanaan lembaga, pelatihan yang pernah diikuti pengurus dan anggota dalam setahun, serta keterlibatannya dalam perencanaan pembangunan partisipatif kelurahan.
Adapun keterlibatan dalam program dan kegiatan kelurahan dalam bentuk program inisiatif dan inovasi/kreativitas adalah program kegiatan untuk mitigasi dan penanganan bencana, penurunan stunting, tingkat partisipasi masyarakat yang dinominalkan dalam bentuk uang dalam kegiatan yang diinisiasi LPM, serta kolaborasi dan kerja sama dengan lembaga lainnya.
Sehubungan dengan penilaian ini, Ketua LPM Kampung Manggis, Robby Fatra, A.Md melakukan ekspos terkait kegiatan yang dilakukan lembaganya serta dilanjutkan dengan penilaian yang dibagi menjadi tiga kelompok. Zainal Warhat











