Topikterkini.com.|Buol – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Buol periode 2024-2029 H. Risharyudi Triwibowo-Nasir DJ Daimaroto mengungkapkan program 100 hari kerja yang akan mereka realisasikan.
Pastinya program ini terlaksana jika pasangan dengan tagline Naga Bonar (Nyaman Gercep Agamis Bowo-Nasir) terpilih pada pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Buol tahun 2024.
Kedua kandidat ini mengutarakan program 100 hari kerja setelah menyelesaikan pendaftaran Calon Kepala Daerah di KPU Kabupaten Buol pada Rabu, 28 Agustus 2024.
“Pertama kedepan kita membangun untuk masyarakat. Kedua, kita akan mengusahakan agar Perguruan Tinggi ini kita memulai dari awal,” ungkap Cawabup Nasir Daimoroto.
Meski tak akan berjalan mudah kata dia, Ketua DPC PPP dan Mantan anggota DPRD ini menjelaskan rencana ini harus dilakukan bersama pasangannya Bowo Timumun.
Pasalnya, menurut dia, semua daerah yang maju adalah hasil dari investasi Sumber Daya Manusia yang bersaing.
Program 100 hari kerja berikutnya adalah menyelesaikan beberapa konflik termasuk agraria. Dimana, dirinya mengatakan dalam konflik agraria, negara atau daerah harus hadir.
Kemudian pasangan Naga Bonar juga akan memelihara investasi. Sebab, investasi ini sangat penting dilakukan kata Nasir Daimoroto.
“Jadi kita tidak akan mengusir investasi. Investasi itu wajib untuk kita lakukan,” tambahnya.
Senada, Calon Bupati Risharyudi Triwibowo atau yang dikenal oleh masyarakat Buol, Bowo Timumun menambahkan program 100 hari kerja paslon naga bonar.
“100 hari pertama yang paling urgent adalah menghadirkan pesawat untuk memudahkan transportasi,” ungkap Bowo timumun saat konferensi pers didampingi pasangannya Nasir Daimoroto dan Ketua Partai Pengusung.
Lanjutnya, Buol saat ini bukan daerah tujuan melainkan hanya menjadi daerah transit. Hal itu disebabkan investasi yang kecil menurut Bowo Timumun.
Olehnya, upaya ini yang akan dikembangkan pasangan naga bonar dalam 100 hari pertama kerja.
Dia juga menegaskan kembali apa yang disampaikan oleh pasangan nya Nasir Daimaroto, dimana mereka akan melakukan peletakan batu pertama kampus atau universitas pertama di Kabupaten Buol.
Tak sampai disitu, Bowo Timumun menyampaikan akan melakukan peletakan batu pertama Balai Latihan Kerja.
“Peletakan batu pertama Balai Latihan Kerja (akan dilaksanakan) untuk anak-anak putus sekolah atau sekolah, usia kerja untuk dilatih,” tambahnya.
Selain itu, jika di amanahkan oleh masyarakat Buol, Bowo Timumun menyatakan akan melakukan komunikasi dengan Gubernur terpilih, membahas penyelesaian wilayah perbatasan di Kecamatan Paleleh.
Lebih jauh, paslon naga bonar tak menutup kemungkinan akan melakukan koordinasi yang intens dengan Pemerintah Provinsi dan pusat guna untuk percepatan pembangunan Kabupaten Buol.
“Percepatan pembangunan di buol, tidak bisa kalau kita gerak dengan APBD yang terbatas,”ujarnya.
Bowo Timumun yang notabene merupakan putra daerah kabupaten Buol ini diketahui telah melalang buana di kancah perpolitikan nasional dan menyatakan kesiapan secara lahir dan batin untuk membangun tanah leluhurnya dengan mengedepankan pemerataan pembangunan di segala lini.
“InsyaAllah, bila Allah berkehendak dan masyarakat banyak memilih kami, setelah pelantikan kami akan gercep (gerak cepat) untuk membangun dapur, lumbung dan isi investasi, lapangan pekerjaan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pemberdayaan masyarakat, reformasi birokrasi, penegakan hukum dan hak asasi manusia dan seterusnya,”terangnya kepada media ini.
Lanjut dia, program yang mereka tawarkan adalah melanjutkan yang baik, memperbaiki aspek pembangunan yang masih terbilang kurang serta melakukan program baru sesuai kebutuhan masyarakat.
“Program kami adalah melanjutkan yang baik, perbaiki yang kurang dan lakukan program baru yang dibutuhkan masyarakat dan daerah Buol, tentunya bersinergi dengan semua stakeholder dan semua elemen yang ada,”jelasnya.
MR











