BeritaDAERAHEKONOMINTB

Championship Cabai Lotim Gelar Pasar Murah di Desa Waringin, Bantu Normalisasi Harga

46
×

Championship Cabai Lotim Gelar Pasar Murah di Desa Waringin, Bantu Normalisasi Harga

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR – Championship Cabai Lombok Timur menggelar pasar murah di Desa Waringin, Kecamatan Kerongkong, pada hari ini, 17 Februari 2025. 

 

Kegiatan ini diinisiasi oleh Ketua Championship Cabai Lotim, H. Subahan, dengan tujuan untuk membantu menstabilkan harga cabai yang terus melonjak. 

 

Pasar murah ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat yang merasa terbantu, terutama ibu rumah tangga yang kesulitan mencari sayuran dengan harga wajar.

 

“Masayarakat sangat bersyukur dengan adanya pasar murah ini, karena sangat membantu kebutuhan sehari-hari mereka,” ujar H. Subahan.

 

 Ia menambahkan, banyak warga yang bahkan langsung datang ke rumahnya untuk membeli cabai karena harga yang ditawarkan dianggap sangat terjangkau.

 

Pada kesempatan itu, H. Subahan juga menjelaskan harga cabai yang dijual dalam pasar murah ini. Cabai lombok dijual seharga Rp 45.000 per kilogram, sementara cabai besar dihargai Rp 35.000 per kilogram, harga dari petani mencapai Rp 55.000 untuk cabai lombok dan Rp 40.000 untuk cabai besar.

 

“Hari ini kami membawa 50 kilogram cabai lombok dan 40 kilogram cabai besar. Walaupun mayoritas produk sayur di daerah kami adalah cabai, Alhamdulillah, stok kami habis terjual,” ujar Subahan dengan penuh syukur.

 

Dalam upayanya untuk menormalkan harga cabai, Championship Cabai Lotim mengusung beberapa trik strategis untuk mengatasi masalah harga yang melonjak, antara lain:

 

Berkorban untuk Menstabilkan Harga: Mereka berani membawa harga cabai langsung dari petani untuk dijual ke konsumen, meski dengan margin yang lebih kecil.

 

Menghadirkan Harga Petani ke Konsumen: Harga yang didapat petani diusahakan tetap terjangkau bagi konsumen tanpa merugikan mereka.

 

Menggelar Pasar Murah: Pasar murah digelar di beberapa titik untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

 

Kolaborasi dengan Pihak Terkait: Championship Cabai Lotim berkolaborasi dengan Bupati, Dinas Perdagangan, dan instansi terkait lainnya untuk memastikan distribusi yang efektif.

 

Kegiatan ini bukan hanya memberikan solusi jangka pendek bagi masyarakat, tetapi juga menjadi contoh kolaborasi antara petani, pengusaha, dan pemerintah daerah untuk menanggulangi permasalahan harga komoditas pangan yang sering kali melonjak tanpa terkendali. 

 

Ke depannya, diharapkan langkah ini bisa diikuti oleh daerah lain untuk menciptakan ketahanan pangan yang lebih baik di Lombok Timur.(TT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *