Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR –Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh dengan keberkahan dan kesempatan untuk meningkatkan kedekatan dengan Tuhan.
Salah satu momen yang paling dinanti selama Ramadan adalah saat berbuka puasa. Ketika waktu berbuka tiba, umat Muslim merasakan kebahagiaan dan rasa syukur yang mendalam setelah seharian menahan lapar dan dahaga.
Berbuka puasa bukan hanya sekadar mengisi perut setelah berpuasa seharian, tetapi juga merupakan waktu yang penuh makna.
Dalam hadits Nabi Muhammad SAW, disebutkan, “Ada dua kebahagiaan bagi orang yang berpuasa, yaitu kebahagiaan ketika berbuka dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Tuhan-Nya.” (HR. Bukhari dan Muslim). Momen ini menjadi lebih spesial karena menjadi waktu untuk berkumpul bersama keluarga dan orang-orang terdekat, berbagi kebahagiaan, dan mempererat silaturahmi.
Berbuka puasa idealnya dimulai dengan makanan yang sederhana, seperti kurma dan air putih.
Nabi Muhammad SAW mengajarkan umatnya untuk memulai berbuka dengan kurma, yang mengandung banyak manfaat, seperti memberikan energi cepat dan membantu tubuh pulih setelah seharian berpuasa. Setelah itu, umat Muslim melanjutkan berbuka dengan makanan yang lebih berat, sesuai dengan kebiasaan masing-masing daerah.
Namun, meskipun berbuka puasa adalah waktu untuk menikmati hidangan, umat Muslim diajarkan untuk tetap menjaga sikap sederhana dan tidak berlebihan dalam makan. Dalam Islam, segala sesuatu yang dilakukan secara berlebihan, termasuk makan, tidak disukai. Oleh karena itu, berbuka dengan sikap bersyukur dan tidak berlebihan adalah bentuk pengamalan ajaran agama yang baik.
“Berbuka puasa juga mengingatkan kita akan pentingnya berbagi. Banyak orang yang berpuasa memilih untuk berbuka bersama dengan keluarga, teman, atau bahkan sesama yang membutuhkan,”Ujar, Sekda Lombok Timur Juaeni Taofik,03/03/2025.
Ia menyebut, Dalam banyak masyarakat, kegiatan berbuka puasa bersama sering menjadi ajang untuk berbagi makanan dengan mereka yang kurang mampu. Ini adalah contoh nyata dari semangat solidaritas dan kepedulian sosial yang sangat dijunjung tinggi dalam Islam.
Pada akhirnya, berbuka puasa adalah momen untuk merayakan pencapaian spiritual selama bulan Ramadan.
Selain itu, ia juga merupakan kesempatan untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan, menyempurnakan ibadah, dan mempererat hubungan antar sesama. Semoga setiap kali kita berbuka puasa, kita selalu mengingat makna yang lebih dalam di balik momen tersebut, serta terus bersyukur atas segala nikmat yang diberikan.
Selamat berbuka puasa, semoga Ramadan kali ini membawa kedamaian dan keberkahan untuk kita semua.(TT).











