SIGI

Jalur Kulawi-Kulawi Selatan Kembali Terhubung, Kolaborasi Dinas PU dan BNM Bersama Warga Bangun Jembatan Darurat

49
×

Jalur Kulawi-Kulawi Selatan Kembali Terhubung, Kolaborasi Dinas PU dan BNM Bersama Warga Bangun Jembatan Darurat

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.Sigi – Untuk mengatasi gangguan lalu lintas akibat jembatan penghubung yang ambruk, warga setempat membangun jembatan darurat menggunakan batang kelapa di lokasi jembatan yang runtuh. Sebelumnya, ambruknya jembatan ini menyebabkan 21 desa di Kecamatan Kulawi Selatan dan Pipikoro terisolasi.

Jembatan dengan bentangan 4 meter itu ambruk pada Senin, 10 Maret 2025, pukul 20.00 WITA, di Desa Marena, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Akibatnya, sejumlah desa seperti Gimpu, Lawua, Lempelero, dan lainnya terdampak, termasuk beberapa desa di Kecamatan Pipikoro seperti Peana, Mapahi, dan Murui I.

Berkat kerja sama warga dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sigi dan Dinas Binamarga (BNM) Sulawesi Tengah, akses jalan Kulawi-Kulawi Selatan kini sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat. Namun, jembatan darurat yang hanya terbuat dari batang kelapa masih dianggap rawan.

“Kami akan segera melakukan perbaikan lebih lanjut agar jembatan ini aman untuk dilewati,” ujar Kabid Jalan dan Jembatan BNM Sulteng, Asbudianto, Selasa malam (11/3/2025). Ia juga menyebut bahwa pemerintah telah mengusulkan anggaran pembangunan jembatan permanen sesuai program Gubernur Anwar Hafid, “Berani Lancar.”

Ambruknya jembatan tersebut disebabkan oleh terkikisnya tiang penyangga akibat luapan air Sungai Halu Nongi. Pemerintah setempat berkomitmen untuk segera membangun jembatan yang lebih kokoh demi kelancaran akses bagi masyarakat.

Laporan: Ari Daud.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *